Menurut Migraine Research Foundation mengatakan bahwa migrain merupakan salah satu penyakit yang paling banyak diderita oleh wanita berusia 18 hingga 44 tahun sebanyak 85%. Dan pada umumnya wanita dewasa lebih sering terkena penyakit ini dibandingkan dengan laki-laki secara enggak langsung pada usia tersebut migrain sering menyerang ada ibu-ibu yang sudah memiliki anak.

Menurut dokter praktik keperawatan dan praktisi perawat di program migrain UCLA Goldberg, Los Angeles, Amerika Serikat mengatakan bahwa migrain merupakan kondisidengan gejala yang meliputi sensitivitas terhadap cahaya, suara dan bau seperti mual, muntah, sakit kepala, kesulitan menemukan kata hingga masalah aura.

Oleh karena itu, bukan hal yang mudah untuk ibu mengasuh anak ketika mengidap migrain, berikut ini rangkum (06/07/2020) HerStory untuk kamu.

Baca Juga: Bikin Nggak Betah, Moms Harus Coba Menata Rumah Seperti Ini!

Baca Juga: Pasangan Baru Nikah Merapat! Sederet Hal Ini Patut Kamu Pelajari Biar Gak Kaget!

Hindari Aktifitas Berat

Ketika kamu sedang mengalami migrain lebih baik hindari atau kurang aktifitas yang membutuhkan tenaga esktra. Apalagi kalau aktifitas itu membuat kamu terjebak dalam keadaan terang, bau dan bising karena hal tersebut malah akan semakin membuat migrainmu semakin parah. Selain itu, kamu juga harus menjaga pola tidurmu agar tetap teratur.

Antisipasi Keadaan dengan Rencana Cadangan

Menurut salah satu penulis di situs migraine.com yang merupakan seorang ibu mengatakan bahwa ketika kita mengalami migrain lebih baik sebelumnya kita membicarakan rencana kita kepada orang terdekat seperti suami, keluarga atau teman agar ketika kondisin kita enggak memungkinkan untuk melanjutkan aktifitas orang tersebut tetap bisa menggantikan posisi kita dan rencana tetap bisa berjalan.

Baca Juga: Tamu Nggak Nyaman di Ruang Tamu Rumahmu? Coba Lakukan 3 Tips Ini!

Baca Juga: Uwu.. Begini Lho Cara Bikin Suami Betah di Rumah, Working Moms Perlu Tahu Nih!

Persiapkan Makanan yang Secukupnya

Untuk kamu yang menderita migrain pasti penyakit ini akan membuat kegiatan kamu terhambat salah satunya adalah untuk memasak. Oleh karena itu, lebih baik kamu meminta orang lain untuk memesankan makanan atau memasakkan makanan untuk dirimu untuk mengatasi masalah ini.

Hindari Keadaaan yang Memperparah Penyakitmu

Seorang ibu dari tiga anak kembar berusia lima tahun yang sudah menderita migrain selama 20 tahun mengatakan untuk menghindari kerewelan anak-anaknya, dia akan memberikan fasilitas yang membuat anak-anaknya tenang salah satunya adalah memberikan perpustakaan kecil agar si anak bisa pergi membaca buku dan lebih tenang. Selain itu, dia juga memberikan alat-alat yang disenangi anak-anaknya untuk mereka kreasikan dengan begitu dia akan terhindar dari kerewelan anak-anaknya tersebut. Mungkin bisa kamu coba, Beauty!

Cari Waktu untuk Diri Sendiri

Ketika anak-anak sedang asik bermain dan kamu mendapatkan waktu untuk sendiri lebih baik kamu manfaatkan waktu itu dengan sebaik-baiknya untuk merawat diri sendiri. Untuk melakukan hal itu kamu bisa mencoba meneteskan satu hingga empat tetes minya papermint di kulit kepala untuk meredakan gejala migrainmu.

Konsultasi dengan Dokter Ahli

Jika, kondisimu sudah dirasa mulai mengkhawatirkan lebih baik kamu segera berbicara pada dokter karena dengan kemajuan teknologi pada zaman ini dokter akan memberikan penanganan untuk masalah migrainmu itu.

Semoga bermanfaat ya, Moms!