Ilustrasi trauma kuku kaki (Runnersworld/Edited By HerStory)
Kadar kolesterol yang tinggi harus diwaspadai dan ditangani dengan serius. Pasalnya, penyakit kolesterol tinggi bisa menjadi pemicu masalah kesehatan lain yang berbahaya.
Sayangnya, kolesterol tinggi sering kali enggak menimbulkan gejala. Namun, kadar kolesterol tinggi yang tinggi bisa memicu terjadinya penyakit arteri perifer (PAD).
PAD merupakan sebuah kondisi di mana deposit lemak menumpuk di arteri dan membatasi aliran darah. Deposit lemak ini terbentuk dari kolesterol dan zat buangan lain.
Melansir dari laman Express (31/1/2022), National Health Service mengungkapkan bahwa gejala PAD sering muncul secara perlahan seiring berjalannya waktu.
Beberapa gejala PAD adalah keram, nyeri, lelah, sakit pada kaki saat beraktivitas atau berolahraga dan rasa enggak nyaman pada kaki.
Kemunculan gejala yang enggak dipicu oleh aktivitas fisik bisa terjadi karena adanya penurunan aliran darah ke beberapa kaki.
Pada kondisi ini, jari kaki bisa terasa seperti terbakar, kuku jari kaki menjadi tebal, dan jari kaki terlihat membiru.
Mengutip dari laman Healthline, orang dengan PAD memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami serangan jantung, stroke, atau amputasi tungkai.
Nah, kamu bisa mengontrol kadar kolesterol tinggi dengan beberapa cara, salah satunya mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat.
Jauhi makanan yang banyak diproses, meski makanan itu memiliki kandungan lemak yang lebih rendah. Makanan rendah lemak atau makanan diet sering mengandung banyak kalori, sodium, dan gula.
Semoga bermanfaat, ya!
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.