Beauty, punya hubungan yang gak sehat bisa membuatmu jadi orang yang buruk, loh! Mau gak mau, kamu bisa jadi samanya saja dengan si dia karena kamu jadi mengikuti pola pasanganmu menjalani hubungan. Itulah kenapa kalau kamu merasa dirimu jadi punya perasaan yang buruk, kamu harus mengakhiri hubungan itu supaya gak makin jauh menyiksa kalian, bukan kamu saja!
Perasaan yang buruk ini adalah rasa gak nyaman, cemburu berlebihan, egois yang melebihi batas, saling nggak jujur, sikap merendahkan, dominasi dan kontrol. Bahayanya toxic relationship ini ternyata karena bisa menyebabkan terjadinya konflik yang dirasakan dalam diri. Konfliknya meliputi amarah, depresi atau kecemasan. Kamu perang dengan diri sendiri!
Jadi intinya toxic relationship ini menyebabkan kalian yang terlibat akan kesulitan untuk hidup produktif karena hubungan yang gak sehat ini bikin otak dan perilaku akan teracuni dengan pola hubungan yang buruk sampai sulit bagi kalian menjalani aktifitas sehari-hari. Kita bisa malas belajar, malas bekerja, gak punya mood yang baik, menangis seharian bahkan gak mau makan. Dr. Nurlaila Effendy, M.Si selaku Ketua Asosiasi Psikologi Positif Indonesia menjelaskan kalau toxic relationship menyebabkan mereka yang terlibat di dalamnya kesulitan untuk hidup produktif dan sehat.
Bahaya inilah yang bikin kalian harus keluar dari toxic relationship, Beauty! Jadi kenali 2 hal dalam toxic relationship ini ya:

1. Pahami tujuan dari hubungan yang dijalani supaya kalian sadar mengenai peran masing-masing dalam hubungan

2. Perhatikan beberapa perilaku seperti sikap berbohong, menolak untuk menyelesaikan masalah yang terjadi, gak mau memaafkan, gak mau mengakui kesalahan, selalu menyalahkan orang lain, menyakiti secara verbal maupun fisik, berbicara buruk tentang orang lain, bersikap manipulatif, dan menolak mendengarkan permasalahan kalian

Kamu gak akan bisa merubah perilaku pasangan, yang bisa kamu lakukan adalah merubah diri sendiri supaya gak terjebak dalam hubungan yang toxic. Kamu harus sadar dan tegas bahwa hubungan sudah gak baik kalau gak ada evaluasi bersama dengan baik. Kalau dia mengatakan akan berubah dan membuktikannya, kamu bisa mempertimbangkan hal itu, tapi kamu gak akan bisa merubahnya, kamu gak bisa merubah orang lain jadi pribadi yang berbeda karena cuma dia yang bisa merubah dirinya sendiri, Beauty
Berani untuk mengakhiri hubungan tersebut gak merugikan kamu, kok! Karena toxic relationship adalah sebuah pola yang merusak dan merugikan, kamu gak bisa bahagia kalau hidup di dalamnya. Ingatlah kalimat ini “If it’s destroying you, then it is’nt love. So now it’s time to saying goodbye to a toxic relationship”. Kalau kalian merasa kesulitan untuk mengakhirinya, mintalah bantuan orang lain untuk menyelesikannya, contohnya minta tolong pada psikolog.