Menu

Viral Video Ceramah Oki Setiana Dewi Tentang KDRT, Ini yang Harus Dilakukan Istri

04 Februari 2022 20:00 WIB
Viral Video Ceramah Oki Setiana Dewi Tentang KDRT, Ini yang Harus Dilakukan Istri

Ilustrasi KDRT. (Pixabay/Edited by HerStory)

HerStory, Bekasi —

Oki Setiana Dewi menjadi sorotan usai mengunggah video cuplikan ceramahnya di akun TikToknya, Rabu, 2 Februari 2022. 

Kakak kandung Youtuber, Ria Ricis, ini dianggap menormalkan tindakan Kekerasan dalam Rumah Tangga atau KDRT dalam ceramahnya, yang dibungkus ketaatan seorang istri kepada suami.

Alih-alih mendapat pujian atas unggahannya ini, netizen justru miris melihat metode dakwah Oki. Mereka mengingatkan apapun bentuknya, gak ada KDRT yang bisa dibenarkan. Setelah video ceramahnya viral Oki Setiana Dewi akhirnya meminta maaf. Ia juga menegaskan sangat menolak adanya KDRT di dalam pernikahan.

Dalam sebuah hubungan pernikahan, pertengkaran memang wajar terjadi. Namun, pertengkaran dilakukan secara sehat bukan kekerasan.

Kondisi suami suka memukul seperti yang diceritakan Oki, tidak bisa didiamkan begitu saja. Terlebih jika kebiasaan ini dilakukan lebih dari sekali.

Dilansir dari laman Psychology Today, Psikolog klinis yakni Seth Meyers, menuturkan bahwa kekerasan fisik dalam pernikahan bisa menjadi pertanda sebuah masalah besar, termasuk tindakan memukul atau menampar.

"Kekerasan adalah salah satu hal paling buruk dari sifat manusia, terlebih kekerasan fisik. Berarti ada yang tidak beres dengan metode pengelolaan emosinya," jelas Meyers, dikutip dari Psychology Today.

Hal serupa juga disampaikan oleh Psikolog Willard F. Harley, di laman Marriage Builders, penulis buku His Needs, Her Needs: Building an Affair-proof Marriage ini menuturkan bahwa pentingnya mengambil sikap tegas, jika suami marah sambil melakukan kekerasan fisik.

"Perpisahan mungkin menjadi solusi terbaik jika kondisi ini berlangsung sudah berkali-kali, terlebih jika pengendalian emosinya tak kunjung membaik. Libatkan konselor dan pihak berwajib jika perlu," imbuh Harley.

Harley menyayangkan tak sedikit pasangan yang memilih untuk tetap tinggal, meski mendapatkan kekerasan fisik berkali-kali.

"Beberapa korban kekerasan fisik menganggap diri mereka sebagai penyebab hal itu terjadi. Padahal sebesar apapun salahnya, kekerasan fisik dalam pernikahan bukan sesuatu yang dimaklumi begitu saja," kata Herley.

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Lihat Sumber Artikel di Akurat

Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Akurat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.

Oleh: Cherryn Lagustya

Artikel Pilihan