Ilustrasi pity seks (Freepik/Gpointstudio)
Tiap orang memiliki gairah seksual yang berbeda-beda. Terkadang kadar libido wanita bisa berubah, bisa tinggi atau menurun. Hal tersebut tentu dipengaruhi oleh berbagai faktor.
Penurunan gairah atau libido wanita ini bisa dilihat melalu tanda-tanda umum. Lantas, apa saja tanda libido wanita menurun?
Berikut penyebab libido wanita menurun:
Dalam melakukan hubungan seksual tentunya dibutuhkan energi yang cukup dan keadaan tubuh yang bugar.
Faktor biologis seperti kelelahan dan kurang tidur bisa menjadi penyebab menurunnya hasrat seksual seorang wanita.
Menurut beberapa penelitian, kelelahan menyebabkan penurunan kadar DHEA dan testosterone, di mana rendahnya kadar kedua hormon ini berkaitan dengan penurunan dorongan seksual.
Penyebab libido wanita menurun selanjutnya adalah karena faktor psikologis. Misalnya, stres, depresi, atau adanya perselisihan dengan pasangan.
Saat stres, tubuh memproduksi hormon kortisol sebagai penyeimbang. Namun, hormon kortisol ini menghambat produksi hormon testosteron, sehingga berdampak pada penurunan gairah seksual seseorang.
Pada wanita yang sedang menyusui, kadar prolaktin di dalam tubuh tinggi. Prolaktin yang tinggi di dalam tubuh dapat menurunkan dorongan seksual wanita. Sehingga, hal ini bisa menjadi penyebab wanita tidak bergairah lagi.
Alat kontrasepsi yang mengandung hormon pada beberapa wanita memberikan efek menurunnya hasrat seksual.
Perubahan hormon seksual juga bisa menjadi penyebab libido wanita menurun.
Pada saat menopause hormon estrogen dan testosterone juga mengalami penurunan drastis, sehingga terjadi penurunan gairah seksual, ditambah dengan gejala keringnya daerah vagina dikarenakan kurangnya pelumas vagina menambah turunnya hasrat seksual. Kondisi menopause ini sering memicu masalah seksual pada wanita, sehingga sangat perlu diperhatikan.
Menurunnya kadar testosteron bisa menjadi penyebab gairah seksual menurun pada wanita.
Hormon testosteron seperti kita ketahui terdapat pada pria. Namun, wanita juga memiliki hormon tersebut untuk meningkatkan gairah seksual dan memberikan lubrikasi di daerah vagina.
Wanita yang memiliki SHBG dalam jumlah tinggi biasanya tidak bergairah untuk melakukan hubungan intim.
SHBG merupakan protein yang mengikat testosteron. Inilah yang akan menurunkan libido wanita.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.
Share Artikel:
Lihat Sumber Artikel di JPNN.com
Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan JPNN.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.