Ilustrasi seorang wanita sedang vaksin HPV sebagai upaya pencegahan kanker serviks. (Freepik/Edited by HerStory)
Diabetes merupakan komorbid atau penyakit bawaan yang bisa memperparah kondisi seseorang jika terpapar Covid-19, apalagi kini varian Omicron semakin menyebar dengan cepat.
Orang-orang yang menderita penyakit diabetes, baik tipe 1 dan tipe 2 memiliki risiko lebih tinggi mengalami masalah serius. Namun, hal tersebut bisa dicegah dengan melakukan vaksinasi.
Mendapatkan vaksinasi adalah langkah penting agar tetap sehat. Penderita diabetes perlu berkonsultasi dengan dokter terkait vaksin yang sedang gencar dilakukan, yakni vaksin booster Covid-19.
Melansir dari berbagai sumber (11/2/2022), penyakit diabetes dapat mempersulit sistem kekebalan untuk melawan infeksi, sehingga mungkin berisiko mengalami komplikasi yang lebih serius dibandingkan dengan orang tanpa diabetes.
Beberapa penyakit, seperti influenza dapat meningkatkan kadar gula darah ke tingkat yang sangat tinggi. Maka dari itu, vaksin memberikan perlindungan terbaik terhadap penyakit pada penderita diabetes.
Saat ini, vaksin Covid-19 disebut aman dan boleh diberikan untuk orang yang mengidap penyakit tertentu, termasuk diabetes.
Namun, tetap ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum para penderita diabetes, penyakit jantung, dan hipertensi menerima vaksin Covid-19.
Sebelum melakukan vaksin, penderita diabetes perlu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Jika dinilai layak, pemberian vaksin harus segera dilakukan supaya mendapatkan perlindungan maksimal.
Vaksin Covid-19 direkomendasikan dan aman bagi kebanyakan penderita diabetes. Efek samping vaksin juga biasanya ringan dan bisa hilang dengan sendirinya.
Nah, itulah alasan dan aturan penderita diabetes perlu melakukan vaksinasi Covid-19. Semoga bermanfaat!
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.