Setiap wanita memiliki bentuk dan ukuran yang berbeda-beda. Bahkan, ada lho bentuk dan ukurannya tak simetris alias beda sebelah. Biasannya, faktor itu membuat para wanita insecure ketika sudah berumah tangga. Tentu hal tersebut, menimbulkan pertanyaan dipikiran apakah hal tersebut normal atau enggak. Untuk itu, kamu enggak perlu khawatir lagi.

Dirangkum dari SELF, Kamis (9/7/2020) salah satu ahli kesehatan wanita Jennifer Wider, M.D., mengatakan kalau payudara beda sebelah itu adalah hal normal. "Sebenarnya lebih umum bagi perempuan untuk memiliki bentuk dan ukuran payudara yang berbeda dari payudara yang benar-benar simetris,"jelas Jeniffer.

Baca Juga: Duh Ngeri Banget! Wanita Ini Hampir Mati Gegara Implan Payudara Pecah!

Baca Juga: Mengejutkan! Ini Manfaat yang Akan Kamu Dapatkan Jika Rutin Pijat Payudara

Menurut profesor pencegahan kanker klinis dan direktur medis dari Pusat Pencegahan Kanker di MD Anderson Cancer Center, Therese B. Bevers, M.D., mengatakan kalau perbedaan payudara dapat berbeda dari yang sangat halus sampai benar-benar sangat berbeda sekali keduanya.

"Beberapa wanita memiliki perbedaan ukuran satu atau dua cup di antara payudara mereka," kata Therese B. Bevers, M.D.

Sherry Ross, MD, seorang ahli kesehatan wanita di Pusat Kesehatan Providence Saint John di Santa Monica juga mengungkapkan kalau wanita memang selalu memiliki payudara yang tak sepenuhnya sama bentuknya, tapi bukan berarti hal tersebut adalah salah.

Enggak hanya itu, perbedaan payudara juga dipengaruhi oleh lemak dan perubahan berat badan. Ketika kamu menurunkan atau menaikkan berat badan, itu enggak selalu merata di seluruh tubuh kamu, tentu juga hal ini berlaku pada payudara wanita, jelas Dr. Bevers. Akibatnya, bisa terjadi tak simetris pada payudara.

Baca Juga: Wanita Mari Merapat! Sederet Makanan Ini Bisa Perbesar Payudara, Minat Gak Nih?

Baca Juga: Enggak Pede sama Ukuran Payudara Kamu? Cobain nih, 5 Olahraga yang Bisa Membantu Membesarkan Payudara secara Alami!

Selain berat badan, kondisi medis seperti kerangka yang mendasari skoliosis, kelengkungan tulang belakang, dan kelainan pada dinding wanita juga mampu membuat tak simetris pada payudara. Tapi hal ini sangat jarang ditemukan dari pada genetika dan perubahan berat badan menurut Dr. Wider.