Anak pukul kepala sendiri (Google / The Asian Parent)
Moms jangan anggap sepele ketika kepala anak terbentur, apalagi hanya diatasi dengan usapan lembut pada bagian yang terbentur dengan rambut.
Pasalnya, berbagai risiko bisa saja dialami si kecil yang sering terbentur seperti gegar otak, hingga patah tulang. Orang tua sebaiknya memberikan penanganan yang tepat. Ini karena jika anak terbentur dibiarkan saja terus menerus bisa berpengaruh kepada kondisi mereka hingga kelak ia tubuh dewasa.
Merangkum dari berbagai sumber, ada beberapa tanda yang harus diwaspadai jika kepala anak terbentur.
Ketika kepala si kecil terbentur cukup keras dan anak langsung muntah, ini merupakan pertanda serius. Namun, jika muntah berlangsung setelah anak menangis aibat sakit yang dirasakan akan jadi beda ceritanya.
Setelah menangis cukup lama, anak bisa saja jadi lelah dan tertidur lelap. Tapi jika anak tidur terlalu lama dan sulit dibangunkn, ini bisa menjadi pertanda buruk lho Moms.
Hematom merupakan pecahnya pembuluh darah di bawah kulit. Hematom ditandai dengan memar dengan warna biru keunguan. Hadirnya memang di daerah pelipis atau belakang kepala lebih berisiko terkena kerusakan otak ketimbang mear di dahi. Ketika kepala anak memar, Moms bisa langsung mengompresnya dengan air dingin atau es batu agar perdarahan bisa segera berhenti.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.