Menu

Nyesel Baru Tahu Sekarang, Ini Minyak Terburuk Pemicu Kolesterol Menurut Sains!

15 Februari 2022 10:36 WIB
Nyesel Baru Tahu Sekarang, Ini Minyak Terburuk Pemicu Kolesterol Menurut Sains!

Ilustrasi minyak sawit. (Shutterstock/Nirapai Boonphen)

HerStory, Bogor —

Beauty, jika menyangkut masalah jantung, kolesterol tinggi mungkin menjadi salah satu ancaman terbesarmu.

Ini karena ketika kadar kolesterolmu terlalu tinggi, tubuh mengembangkan timbunan lemak yang dapat menghalangi aliran darah di pembuluh darah.

CDC mengatakan arteri yang tersumbat dapat secara signifikan meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke, dua penyebab utama kematian di Amerika Serikat.

Masalah serius ini juga bukan masalah yang tidak biasa. Antara 2015 dan 2018, sekitar 12% orang Amerika di atas usia 20 tahun memiliki kadar kolesterol jahat (LDL) yang tinggi dan kadar kolesterol baik (HDL) yang rendah.

Ini mungkin karena sejumlah faktor seperti pola makan yang buruk, kurang olahraga, atau konsumsi alkohol yang berlebihan dan merokok.

Dan tahu gak, Beauty, menurut sebuah studi dari The Journal of Nutrition, minyak kelapa sawit adalah salah satu minyak terburuk untuk kadar kolesterolmu karena sangat tinggi lemak jenuhnya.

Studi Journal of Nutrition menemukan bahwa dibandingkan dengan minyak nabati yang lebih rendah lemak jenuhnya, mengonsumsi minyak kelapa sawit secara signifikan meningkatkan kadar kolesterol LDL.

Menurut Harvard Health, lemak jenuh yang ditemukan dalam minyak kelapa sawit, minyak kelapa, daging merah, mentega, dan sebagian besar es krim, berbahaya bagi kesehatanmu secara keseluruhan dan harus selalu dikonsumsi dalam jumlah sedang.

Dan meskipun secara teknis tidak "buruk" seperti lemak trans, mereka masih terbukti meningkatkan kadar kolesterolmu, Beauty.

Karenanya, mengganti minyak kelapa sawit dengan lemak tak jenuh dapat membantumu mengurangi risiko kolesterol tinggi. Dalam analisis 2018 yang diterbitkan dalam Journal of Lipid Research, para peneliti menemukan bahwa minyak biji seperti bunga matahari, rapeseed, dan minyak biji rami adalah yang terbaik untuk menurunkan kadar kolesterol.

Lemak tak jenuh lainnya seperti minyak zaitun masih berhasil, tetapi minyak biji secara keseluruhan berkinerja lebih baik. Analisis ini juga menegaskan bahwa lemak jenuh seperti mentega adalah yang terburuk untuk menurunkan kolesterol.

Semoga informasinya bermanfaat, ya!

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Artikel Pilihan