Pandemi virus corona atau Covid-19 ini belum juga berakhir, angka pasien positif malah semakin bertambah. Meski begitu, para ilmuwan masih terus berusaha mengembangkan vaksin virus corona. Kabar baiknya, tiga kelompok ilmuwan telah memasuki tahap akhir uji coba vaksin virus corona, lho.

Para ilmuwan di Sinovac Biotech dari Cina, AstarZeneca dari University of Oxford, Inggris, dan Moderna dari Amerika Serikat telah memasuki tahap akhir uji coba vaksin Covid-19. Ketiganya berada di baris terdepan produksi vaksin virus corona untuk menanggulangi pandemi ini.

Sinovac Biotech Cina sedang memulai uji coba tahap ketiga dari vaksin virus corona di Brasil dan menjadi salah satu dari tiga perusahaan farmasi untuk bergerak ke tahap akhir pengembangan. Sinovac Biotech ini telah mengikuti persetujuan jalur cepat untuk uji coba oleh regulator di Brasil pada pekan lalu.

Baca Juga: Terinfeksi Virus Corona Bisa Membuat Rambut Rontok! Mengapa Begitu Ya?

Baca Juga: Waduh! WHO Sebut Vaksin Corona Sputnik V Berstatus Uji Klinis I, Ilmuwan Ragukan Efektivitasnya

Selanjutnya, vaksin dari AstraZeneca yang dikembangkan oleh University of Oxford dan Grup Farmasi Nasional China (Sinopharm) juga menjadi peserta lain di uji klinis vaksin virus corona tahap akhir. Uji klinis tahap akhir ini akan melibatkan ribuan responden untuk memastikan apakah vaksin aman dan efektif untuk diedarkan secara luas.

Moderna juga akan menyusul Sinovac Biotech dan AstraZeneca dalam pengembangan vaksin virus corona ini. Moderna juga memulai uji coba tahap akhirnya pada bulan ini.

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), ada 19 uji coba vaksin dalam evaluasi klinis dan ratusan lainnya juga sedang dikembangkan. Namun, untuk saat ini belum ada vaksin virus corona yang disetujui.