Bangunan Ikoni Triki, Hagia Sophia, secara resmi kembali menjadi sebuah masjid. Hal ini disampaikan langsung oleh Presiden Turki Recep Tayyp Erdogan di depan para pendukungnya dari partai berakar Islam. Sautan takbir seketika terdengar dari para pendukung yang menyambut haru dan bahagia saat mengetahui Hagia Sophia kembali menjadi masjid, yang sebelumnya adalah sebuah gereja.

Di samping itu, rupanya pengumuman Endorgen ini membuat sebagian pihak merasa kecewa. Diubahnya Hagia Sophia menjadi masjid, mendapat kecaman dan kritik Internasional yang cukup luas, terutama dari Amerika Serikat dan para pemimpin Kristen Ortodoks.

Sekadar Beauty tahu, bukan kali ini saja Hagia Sophia diubah menjadi masjid. Di zaman Kekhalifahan Ustmanikah pada 1453 silam, Hagia Sophia merupan gereja Katedral yang kemudian berubah menjadi masjid. Namun, pada 1935 bangunan bersejarah ini diubah menjadi museum.

Hagia Sophia memiliki bangunan yang begitu megah, indah, menarik, dan sangat bersejarah. Makanya enggak heran, kalau bangunan ikonik ini seringkali dijadikan temapt destinasi dan kerap dikunjungi oleh wisawatan yang datang ke Turki.

Lebih lanjut, berikut ini empat fakta menarik mengenai Hagia Sophia yang dikutip, Sabtu (11/7/2020).

Dibangun pada abad keenam

Hagia Sophia pertama kali dibangun sebagai tempat ibadah umat Kristen Ortodoks di antara abad 532-537 Masehi. Kala itu, bangunan yang disebut Aya Sofya ini dibangun di bawah Kaisar Justinian I.

1453 silam, setelah penaklukan oleh Kesultanan Usmani atas Istanbul, bangunan ini diubah menjadi sebuah masjid. Namun, oleh rezim Mustafa Kamal Ataturk, bangunan ini diubah menjadi museum pada 1935.

Warisan dunia

Seperti yang sudah disebutkan di awal, Hagia Sophia merupakan salah satu bangunan bersejarah yang masuk dalam situs Warisan Dunia UNESCO pada 1985. 

Di tahun 2014, Hagia Sophia menjadi museum kedua di Turki yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan. Hampir 3,3 juta wisatawan per tahun mengunjugi bangunan bersejarah ini.

Lambang keagamaan dua agama

Hagia Sophia merupakan lambang keagamaan dari dua agama, yakni Islam dan juga Kristen. Bangunan ini, seringkali menjadi potret pembelajaran toleransi antar agama.

Di dalam bangunan yang memiliki arsitektur Bizantium ini terdapat simbol agama Kristen dan juga Islam dalam dinding yang sama. Terlihat tulisan Allah dan Muhammad SAW serta lukisan Bunda Maria dan bayi Yesus, yang berda di sebelahnya.

Sempat jadi bangunan dengan kubah tebesar di dunia

Hagia Sophia dulu disebut sebagai bangunan sejarah dengan memiliki kubah terbesar di dunia. Kubah tersebut awalnya memiliki tinggi 161 meter dan berdiameter 40 meter. Duh, kebayang enggak sih sebesar apa?

Tapi sayang, Kubah tersebut sempat roboh pada 559 M dan dibangun kembali dengan tunggi 55 meter, ditopang dengan tiang pancang dan kubah-kubah kecil lainnya.

Tiang-tiang penyangga pada bangunan ini berasal dari sisa bangunan kuno yang legendaris. Tiang-tiang Kuli Artemis yang lama ditinggalkan dan dihancurkan di Esfesus digunakan untuk Hagia Sophia.

Kubah yang didesain oleh arsitek Anthemios of tralles dan Isidoros of miletos ini dianggap memiliki simblo alam beserta kemuliaannya.