Beauty, kamu pasti sudah tahu bahwa kabarnya virus corona bisa menular melalui udara. Hal tersebut pun sudah disinggung oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di pedoman kesehatan yang terbaru. Hal tersebut pun membuat para ilmuwan dari University of Houston, bekerja sama dengan ilmuwan lain, untuk merancang filter udara yang secara instan dapat membunuh virus corona.

Dalam menciptakan filter udara pembunuh virus corona, kali ini Zhifeng Ren selaku direktur Pusat Texas untuk Superkonduktivitas di UH, berkolaborasi dengan CEO Medistar, Monzer Hourani dan ilmuwan lain. Medistar merupakan sebuah perusahaan pengembangan real estat medis yang berbasis di Houston.

Melansir laman Science Daily (13/7/2020) para ilmuwan melaporkan bahwa tes virus di Galveston National Laboratory menemukan 99,8% virus corona berhasil terbunuh oleh filter dari busa nikel yang dipanaskan hingga 200 derajat celcius. Filter itu juga membunuh 99,9% spora antraks dalam pengujian di lab nasional, yang dijalankan oleh University of Texas Medical Branch.

Baca Juga: Dokter: Cegukan Terus-menerus Bisa Jadi Gejala Terinfeksi Virus Corona! Beneran?

Baca Juga: Waduh, Cuma Ada 3 Provinsi yang Laporkan Nihil Kasus Corona Baru Per 7 Agustus 2020! di Mana Saja?

"Filter ini dapat berguna di bandara dan di pesawat terbang, di gedung-gedung perkantoran, sekolah dan kapal pesiar untuk menghentikan penyebaran COVID-19," kata Ren, Ketua MD Anderson Physics di UH dan penulis penelitian ini.

"Kemampuannya (filter) untuk membantu mengendalikan penyebaran virus bisa sangat berguna bagi masyarakat," sambungnya.

Para ilmuwan mengetahui bahwa virus itu dapat tetap hidup di udara selama sekitar tiga jam, sehingga filter ini sangat layak untuk dikembangkan guna menghentikan penyebaran virus.

Medistar menjelaskan bahwa virus tak dapat bertahan hidup pada suhu di atas 70 derajat celcius, sehingga para ilmuwan memutuskan untuk menggunakan filter yang dipanaskan. Dengan membuat suhu filter lebih panas sekitar 200 C, filter dapat membunuh virus hampir secara instan.

Baca Juga: Rekor Lagi! Tambah 2.473 Kasus Positif Corona Per 7 Agustus 2020, Ini Sebarannya di Indonesia...

Baca Juga: Duh! Murid SD Ini Kena Virus Corona di Hari Pertama Sekolah