Ibu hamil tengah berolahraga. (Pixabay/StockSnap)
Trimester ketiga kehamilan merupakan roller coaster emosi, pikiran, dan perubahan tubuh. Sedikit olahraga sehari akan mengurangi banyak gejala parah, memberi energi dan memperkuat tubuh untuk melahirkan.
Menurut Kongres Ahli Obstetri dan Ginekologi Amerika (ACOG), bagi ibu hamil, olahraga nggak hanya aman, tetapi juga dianjurkan. Namun demi keamanan, wanita hamil harus menjalani pemeriksaan dan elvaluasi oleh dokter. Selain itu, olahraga yang dilakukan juga harus aman dan gak bisa sembarangan, maka disarankan menggunakan jasa pelatih kebugaran.
Apabila kamu ingin berolahraga saat hamil, berikut beberapa latihan yang aman bahkan di trimester ketiga kehamilan:
Bagi ibu hamil, jalan kaki adalah salah satu jenis olahraga terbaik. Jika jalan kaki tidak cukup untuk latihan kardiovaskular, cobalah drift walks atau joging. Menurut penelitian, berjalan dapat mengurangi kesulitan selama kehamilan dan persalinan, seperti risiko diabetes gestasional dan operasi caesar yang tidak perlu.
Namun, seorang wanita hamil juga harus memperhatikan tubuhnya dan menghindari latihan ini secara berlebihan. Ingat, berlari tidak disarankan dalam hal apapun.
Apabila tidak bisa berjalan di outdoor atau cuaca sedang panas, Bunda bisa berjalan di dalam ruangan. Pastikan pula tubuh terhidrasi dengan baik. Jika pusing, mengalami pendarahan vagina, atau kesulitan bernapas, Moms harus berhenti berjalan dan berkonsultasi dengan dokter.
Berenang adalah salah satu latihan paling aman untuk dilakukan saat hamil, karena berdampak rendah namun mampu meningkatkan kekuatan dan daya tahan. Pada dasarnya, kamu hanya perlu mempertimbangkan kedalaman kolam, pasang surut air dan kondisi airnya (lebih banyak klorin atau pertumbuhan bakteri dalam air bisa berbahaya).
Berenang di air yang cukup panas juga harus dihindari selama kehamilan karena dapat menyebabkan suhu tubuh naik. Saat hamil, sangat penting agar suhu tubuh tidak meningkat di atas 102,2 derajat Fahranheit atau 39 derajat Celcius. Oleh sebab itu, mandi air hangat untuk bersantai pun harus dihindari, jika memungkinkan.
Ingatlah bahwa bahkan berenang bisa menyebabkan keringat, jadi pastikan tubuhmu tetap terhidrasi dengan baik.
Yoga dan pilates memiliki banyak manfaat untuk wanita yang hamil di trisemester ketiga. Ya, pilates dan yoga akan melatih semua otot utama sehingga dapat membantu Moms merasa bugar dan kuat dalam persiapan untuk melahirkan nanti.
Jadi, jangan ragu untuk mendaftar di kelas atau menyewa pelatih yoga/pilates yang ditujukan khusus untuk wanita.
Di atas segalanya, yoga dan pilates adalah latihan yang sangat baik yang memiliki dampak positif pada semua aspek kesehatan fisik dan mental. Sebagian besar wanita hamil telah melaporkan rutin yiga/pilates mengakibatkan suasana hati yang membaik, ketidaknyamanan yang berkurang, dan risiko persalinan prematur dan kelahiran sesar yang lebih rendah.
Terutama pada trimester ketiga, membawa beban berat bisa berbahaya, apalagi jika kamu tidak terbiasa. Namun, squat, push-up ke dinding, dan latihan berat badan lainnya dapat membantu mempertahankan kekuatan. Lakukan latihan ini dengan pengawasan pelatih profesional.
Selanjutnya, hindari crunch dan latihan abs yang mengharuskan Moms untuk berbaring. Berbaring telentang untuk waktu yang lama pada trimester ketiga, mungkin akan menimbulkan ketidaknyamanan.
Oleh karena itu, latihan berbaring miring yang membantu menstabilkan otot dan area lain, seperti glutes, pinggul luar, paha bagian dalam, dan paha belakang, lebih direkomendasikan.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.
Share Artikel:
Lihat Sumber Artikel di Akurat
Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Akurat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.