Pijat payudara mungkin tampak seperti hal yang tabu dilakukan. Tetapi, sebenarnya pijat payudara sangat penting untuk mendiagnosis risiko kanker payudara secara dini lho. Melansir laman Medical Daily (14/7/2020) American College of Obstetricians dan Gynaecologists mengatakan bahwa sekitar 70 persen kasus kanker payudara terdeteksi pada wanita di bawah 50 tahun melalui pemeriksaan sendiri melalui pijatan atau dikenal dengan SADARI (periksa payudara sendiri).

Pijat payudara telah menjadi bagian dari praktik terapi ayurveda yang berasal dari India. Dalam terapi ini, ada juga yang mengkhususkan bagian payudara dengan memijat lembut dengan gerakan memutar menggunakan minyak herbal. Gunakan tekanan lembut dengan empat jari pertama mulai dari puting susu dan kemudian gerakkan tangan ke bagian luar payudara.

Nah, rupanya melakukan pijatan pada payudara dengan cara ini bisa memberikan manfaat kesehatan lho. Berikut ulasannya:

Baca Juga: Duh Ngeri Banget! Wanita Ini Hampir Mati Gegara Implan Payudara Pecah!

Baca Juga: Payudara Besar Sebelah dan Tak Simetris, Normalkah?

Bisa Menghapus Racun di Tubuh

Rajin memijat payudara akan membuat tubuh terhindari dari penyakit limfedema. Nah, limfedema adalah penumpukan cairan berlebih di jaringan pembuluh darah di dekat tulang dada dan tulang selangka. Pijat payudara dapat mencegah penumpukan limbah di daerah dada dan lengan. Sebuah tinjauan yang dilakukan pada tahun 2013 mengatakan bahwa 10 uji coba terkontrol secara acak tidak dapat membuktikan efek positif dari merangsang payudara pada lymphedema secara khusus.

Bisa Deteksi Kanker

Kanker sering terdeteksi ketika benjolan keras atau jaringan yang tumbuh berlebihan dirasakan di payudara saat melakukan pemijatan secara manual dengan tangan. Semakin dini diagnosis kanker, semakin banyak peluang untuk pulih dan mencegah penyakit agar tidak menyebar ke bagian tubuh lainnya. Namun, sebagian besar benjolan yang bisa dirasakan adalah benjolan yang jinak.

Meningkatkan Sirkulasi

Pijat payudara bisa menghilangkan penyumbatan dan racun akibat bra, bekas luka, dan gaya hidup yang tak banyak bergerak.

"Pijat payudara dapat meningkatkan sirkulasi dan membantu detoksifikasi. Payudara adalah bagian dari sistem limfatik, yang memindahkan racun dan bahan yang tidak diinginkan ke seluruh tubuh," kata Torrie Thompson, pelatih kesehatan modern di Modern Holistic Health.

Baca Juga: Wanita Mari Merapat! Sederet Makanan Ini Bisa Perbesar Payudara, Minat Gak Nih?

Baca Juga: Enggak Pede sama Ukuran Payudara Kamu? Cobain nih, 5 Olahraga yang Bisa Membantu Membesarkan Payudara secara Alami!

Mengurangi Stres

Enggak hanya meningkatkan sirkulasi dalam tubuh, ternyata pijat payudara bisa meringankan stres lho. Pijat payudara diketahui dapat membantu melepaskan hormon perasaan-baik yang membuat wanita merasa senang. Karena hal itu, pijat payudara dikatakan bisa mengurangi stres.

"Oksitosin adalah salah satu hormon rasa-baik kita yang juga dilepaskan dari menyusui dan pelukan," kata Thompson.

Menenangkan Otot

Otot-otot yang sakit setelah olahraga berat bisa memengaruhi kondisi payudara, misalnya push-up dan pull-up. Oleh sebab itu, para ahli menyarankan untuk memijat payudara. Pasalnya pijat payudara bisa mengurangi ketegangan pada otot di bawah jaringan payudara.

Untuk orang yang baru saja menjalani operasi atau masih mengidap kanker payudara, mereka harus ekstra hati-hati dan berkonsultasi dengan dokter sebelum memijat payudara.