Sepasang kekasih yang saling membelakangi (Unsplash/Henry Pham)
Istilah gaslighting sering digunakan untuk menggambarkan tindakan manipulatif, khususnya dalam sebuah hubungan. Lalu, apa itu gaslighting sebenarnya? Apakah gaslighting adalah sesuatu yang harus benar-benar diwaspadai?
Tentu saja, gaslighting membuat sebuah hubungan menjadi nggak sehat dan merugikan salah satu pihak. Jadi, penting bagi kita untuk mengetahui apa itu gaslighting dan seperti apa ciri-cirinya.
Apa itu gaslighting?
Dilansir dari laman Very Well Mind, gaslighting merupakan bentuk manipulasi yang kerap terjadi pada hubungan yang kasar. Ini merupakan salah satu bentuk pelecehan emosional terselubung di mana pelaku gaslighting akan menciptakan narasi palsu pada si korban.
Pada akhirnya, korban gaslighting akan merasa tidak yakin tentang pemikiran mereka tentang dunia dan bahkan bertanya-tanya apakah mereka mulai kehilangan kewarasan.
Secara garis besar, gaslighting biasa terjadi pada hubungan percintaan. Namun tidak jarang, ini juga terjadi dalam hubungan persahabatan atau bahkan keluarga.
Seseorang yang melakukan gaslighting mungkin justru memiliki gangguan mental seperti narcissistic personality disorder (NPD) atau borderline personality disorder (BPD).
Ciri seseorang melakukan gaslighting
Seseorang yang suka melakukan gaslighting umumnya adalah pembohong dan cenderung narsistik. Bahkan, saat Anda coba memberikan bukti bahwa apa yang telah mereka bicarakan adalah bohong, mereka akan tetap bersikeras dan terus memojokkan Anda.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.
Share Artikel:
Lihat Sumber Artikel di Suara.com
Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.