Di tengah pandemi, penyakit yang mengintai manusia bukan hanya COVID-19 saja. Banyak penyakit yang dapat menginfeksi manusia yang tak kalah berbahaya.

Oleh sebab itu, manusia dituntut untuk mempertahankan imunitas tubuhnya demi menghindari diri dari paparan penyakit. Salah satu cara yang bisa dilakukan dengan melakukan vaksin.

Vaksin bisa dilakukan oleh siapa saja dan umur berapa saja. Seperti diketahui sebelumnya bahwa vaksin tersedia dalam beberapa jenis. Paling umum dilakukan oleh orang dewasa adalah vaksin flu, tetanus, hepatitis hingga HPV.

Baca Juga: Waduh, WHO Sebut Vaksin Corona Tak Akan Siap hingga Akhir Tahun Ini

Baca Juga: Kabarnya Siap Produksi Tahun Depan, Ilmuwan Ini Justru Ragu Vaksin Corona Akan Bekerja Optimal

Namun, apakah tubuh akan benar-benar kebal terhadap penyakit jika sudah melakukan vaksin? Atau vaksin hanya berguna untuk menurunkan risiko penularan penyakit?

Berdasarkan penjelasan dari dr. Dara Ayuningtyas selaku Head and Medical Training di ZAP Health, vaksin pada orang dewasa berguna untuk mengurangi keparahan gejala suatu penyakit.

"Saat sudah vaksin, kemungkinan terkena penyakit tersebut tetap ada. Tapi, biasanya gejala yang timbul itu enggak akan parah dibandingkan kita enggak vaksin," bebernya saat ZAP Media Virtual Meet Up, Rabu (15/7/2020).

"Misalnya kayak flu, kalau kita sudah vaksin biasanya kita enggak akan separah yang enggak vaksin, kayak misalnya menggigil, meler hidungnya, enggak separah itu," sambungnya.

Baca Juga: Kabar Bahagia! Vaksin Corona dari Cina Tiba di Indonesia dan Siap Uji Klinis Fase Tiga

Baca Juga: Vaksin Corona Buatan Indonesia Akan Siap Produksi pada 2022 Mendatang!

Selain itu, dr. Dara juga menyebutkan bahwa jika antibodi dalam tubuh seseorang dalam keadaan prima, vaksin bisa berguna membuat tubuh kebal dari penyakit. Namun, semua itu kembali lagi pada antibodi masing-masing orang.

"Juga kalau misalnya antibodinya bagus dan bisa memerangi virus yang masuk, kita engga akan menimbulkan gejala atau membuat tubuh terinfeksi penyakit tersebut," tambahnya.