Hallo, Beauty! Kamu tau nggak sih ternyata kulit kering dan kulit dehidrasi itu bukan hal yang sama lho? Memang terkadang keadaan kulit ini masih sering disalah artikan oleh banyak wanita, oleh karena itu perawatan yang diberikan juga sering kali salah dan kurang tepat.

Perbedaan dari kulit kering dan dehidrasi bisa kita lihat dari penyebab, ciri-ciri dan penanganannya. Oleh karena itu, HerStory akan membantu kamu mencari tahu perbedaan kedua masalah kulit ini supaya kamu bisa merawatnya dengan lebih maksimal! (16/07/2020)

Penyebab

Perbedaan pertama dari kedua masalah kulit ini adalah penyebabnya. Untuk kulit kering biasanya disebabkan oleh faktor genetik di mana produksi minyak alami dari folikel rambut berkurang. Jadi, semakin kita menua kondisi kulit kita juga akan semakin sedikit memproduksi minyak. Kulit kering merupakan salah satu jenis kulit di samping kombinasi dan juga normal. Oleh karena itu, semua orang bisa secara alami mengalami masalah kulit ini.

Baca Juga: Stop! Kenali 3 Jenis Kutil dan Cara Pengobatannya!

Baca Juga: Kamu Ingin Tahu Penyebab Kenapa Kulitmu Merah Seperti Kepiting Rebus? Yuk Perhatikan!

Kemudian untuk kulit dehidrasi bisa disebabkan oleh faktor eksternal seperti cuaca yang nggak menentu, polusi, obat yang kita konsumsi hingga eksfoliasi yang berlebihan. Faktor-faktor ini bisa membuat tubuh kita menjadi kekurangan cairan dalam jumlah yang cukup banyak dan akhirnya menyebabkan kita terkena kulit dehidrasi. Kulit dehidrasi bisa dirasakan oleh semua jenis kulit termasuk kulit kering, kombinasi maupun normal.

Jadi, kalau kamu memiliki kulit kering dan mengalami dehidrasi kulit dampaknya akan lebih parah.

Ciri-ciri

Kedua kondisi kulit ini juga memiliki ciri-ciri yang berbeda. Untuk kulit kering biasanya akan membuat kulit kita menjadi keriput dan kisut. Kemudian, akan berubah menjadi kemerahan, muncul rasa gatal serta terdapat lapisan kulit mati berwarna putih di bagian siku.

Kemudian untuk kulit dehidrasi biasanya rasanya enggak kenyal seperti biasanya dan terasa lebih kencang. Hal ini bisa terjadi karena lapisan kulit terluar kita memproduksi lebih banyak minyak untuk menghidrasi kulit agar menjadi lebih baik. Lalu, pori-pori kulit biasanya akan muncul tekstur yang bersisik, kasar, mudah terbentuk serpihan serta kering.

Baca Juga: Jangan Tunda Mencuci Seprei! Resikonya Parah Banget, Lho

Baca Juga: Bau Badan Bikin Gak Percaya Diri? Coba 6 Tips Ini!

Penanganan yang Cocok

Kalau kamu sudah memahami mengenai kondisi kulit kamu maka langkah terakhir yang bisa kamu lakukan adalah melakukan penanganan yang tepat dan cocok. Kamu bisa menggunakan pelembap dengan kandungan ceramide dan Hyaluronic Acid untuk mengatasi masalah kulit kering dan dehidrasimu. Namun, beberapa formula enggak cocok untuk digunakan.

Untuk kamu yang memiliki kulit dehidrasi akan lebih baik jika kamu menggunakan bahan yang mengandung lidah buaya, madu, gliserin serta asam sitrat. Selanjutnya untuk kamu yang memiliki masalah kulit kering kamu bisa menggunakan produk dengan kandungan bahan minyak tumbuhan seperti tea tree oil, mawar, minyak biji-bijian seperti almond, rami, kelapa, shea butter dan juga lanolin.