Menu

Tega Banget! Ibu Ini Dipecat Bosnya Gegara Sang Anak Suka Berisik saat WFH

Suci Risanti Rahmadania
16 Juli 2020 14:00 WIB
Tega Banget! Ibu Ini Dipecat Bosnya Gegara Sang Anak Suka Berisik saat WFH

Seorang ibu dipecat bosnya karena sang anak berisik di rumah saat WFH (Instagram/moderncalimom)

HerStory, Depok —

Merabaknya virus corona, membuat beberapa kantor memutuskan karyawannya untuk bekerja dari rumah atau WFH (work from home). Walaupun enak bisa kerja di rumah karena tak perlu capek pergi ke kantor, tapi banyak juga masalah yang harus dihadapi saat work from home. Apalagi, hal ini sangat sulit bagi ibu yang sudah memiliki anak, sama seperti kisah seorang ibu satu ini.

Diketahui, seorang ibu tersebut bernama Dris Wallace yang dipecat oleh bosnya karena sang anak terlalu berisik saat Dris sedang bekerja WFH. Dilansir dari Daily Star, Kamis (16/7/2020) Dris merupakan seorang blogger dan account executive yang mulai bekerja di rumah pada pertengahan maret silam. Hal tersebut disebabkan karena pandemi covid yang semakin parah di Amerika Serikat.

Dia bekerja membantu bosnya untuk mengurus klien sambil menjaga para anaknya, Dani yang berusia 4 tahun dan juga Dyan yang berusia satu tahun. Selain itu, ia juga bertugas menerima panggilan bisnis pada siang hari. Dris pun tak pernah mengeluh dengan kerjaannya yang begitu berat karena harus bekerja sambil mengurusi anak. 

Tapi sayang, dia malah mendapatkan perlakuan yang tak adil. Bos Dris selalu kesal karena sang anak suka berisik selagi si bos ini meneleponnya. Dris berusaha semaksimal mungkin untuk mecari solusi. Dia merasa dirinya mampu menangani klien dengan baik karena tak ada yang komplain sama sekali. Pada akhirnya, Dris kaget ketika mengetahui dipecat oleh bosnya.

Usai kejadian itu, Dris membagikan ceritanya melalui unggahannya di Instagram. Terlihat pada foto tersebut, Dris dengan keduanya anaknya sedang melakukan foto bersama. Tapi yang menjadi sorotan adalah saat anak putrinya ini membawa papan bertuliskan "Ibuku dipecat karena bosnya tak suka mendengar aku berisik di belakang"

Dris pun juga mencurahkan isi hatinya pada caption unggahan tersebut di Instagram. Dia mengatakan kalau dirinya mendapatkan diskriminasi dari atasannya.

"28 hari lalu saya merasa cukup mendapatkan diskriminasi bahwa bos saya memberi tahu saya bahwa dia tidak baik-baik saja dengan mendengarkan anak-anak saya di belakang saat telepon." tulis Dris.

Tentu saja ibu dari kedua anak ini merasa kecewa. Sebab saat mulai diterapkannya WFH, perusahaan berjanji akan menghargai dan memahami apapun kondisi karyawan dan membolehkan bekerja tak sesuai jadwal. Tapi ternyata, Dris malah dipecat oleh bosnya sendiri.

"Saya merasa hancur. Saya telah menyerahkan waktu berjam-jam, menangis, berkeringat, menunda memberi anak saya camilan ketika dia menginginkannya karena bosa saya membutuhkan saya untuk melakukan sesuatu dengan segera. Dan apa yang saya dapatkan sebagai balasannya? DIPECAT," imbuhnya.

Kini, Dris sebagai ibu akan memperjuangkan haknya dengan para ibu lainnya yang benasib sama dengannya pada masa sulit seperti ini. Dia berharap di luar sana sudah tak ada lagi seorang ibu yang mendapat perilaku yang tak adil atau diskriminasi seperti dirinya.

"Saya akan berjuang untuk setiap ibu yang melalui ini. Ini enggak baik!" tegasnya.