Menu

Menyerang Hingga ke Usus, Cari Tahu Gejala Omicron Siluman yang Beda dengan Biasanya

04 Maret 2022 14:10 WIB
Menyerang Hingga ke Usus, Cari Tahu Gejala Omicron Siluman yang Beda dengan Biasanya

Ilustrasi sakit Maag atau asam lambung (Freepik.com/EditedByHerstory)

HerStory, Medan —

Munculnya Covid-19 varian omicron siluman telah menimbulkan banyak pertanyaan di kalangan ilmuwan. Pasalnya, virus ini memiliki karakteristik yang berbeda dengan subvarian omicron biasa.

Umumnya infeksi omicron menimbulkan gejala flu biasa yang hilang dalam beberapa hari. Namun, omicron siluman menyebabkan gejala yang berbeda.

Melansir Times of India, orang yang terinfeksi omicron siluman mengalami masalah pada usus. Studi Gejala Covid ZOE memaparkan bahwa omicron siluman memengaruhi usus bukan hidung.

Akibatnya penderita akan mengalami masalah pada perut bukan pernapasannya. Kondisi ini menyebabkan kebingungan sebab penderita tak berpikir untuk melakukan tes Covid-19.

Belum lagi ada kemungkinan penderita mendapatkan hasil tes negatif palsu sebab tak ada jejak omicron pada hidung dan mulut. Gejala Covid-19 yang menyerang usus mungkin saja juga ada pada varian lain.

Namun, infeksi sub-varian omicron ini menimbulkan gejala pada usus yang lebih dominan. Enam gejala terkait usus meliputi mual, diare, muntah, sakit perut, maag, dan kembung. 

Penelitian ZOE COVID-19 membuktikan bahwa virus masuk ke mulut atau hidung dan mulai berkembang biak di sistem pernapasan atau paru-paru. Dalam beberapa kasus, virus ditransfer ke usus dan dapat menyebabkan Covid-19 yang berkepanjangan. 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa omicron mempengaruhi saluran pernapasan bagian atas, bukan paru-paru pada varian sebelumnya. Sehingga gejala virus corona varian ini berbeda dari yang sebelumnya. Tak hanya itu, varian omicron siluman tidak akan menyebabkan gejala seperti kehilangan penciuman atau rasa dan sesak napas. 

Dua tanda awal gejala varian omicron siluman adalah pusing dan kelelahan. Selain tanda-tanda itu, gejala lain termasuk demam, kelelahan ekstrim, batuk, sakit tenggorokan, sakit kepala, kelelahan otot, dan detak jantung meningkat.

Baca Juga: Waspada! Terdeteksi di Indonesia, Kemenkes Ungkap Tingkat Keparahan Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5

Baca Juga: Waspada Omicron Naik! Ini Vitamin yang Harus Kamu Konsumsi Agar Terhindar dari Virus Covid-19

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.