Ilustrasi masturbasi pada wanita (Shutterstock/Edited By HerStory)
Tak sedikit orang yang bertanya-tanya apakah masturbasi pada wanita yang belum menikah berdampak pada kesuburan? Melansir pernyataa dari dr. Nadra Septiadi Dizon dari laman Alodokter, Jumat (4/3/2022), tak benar jika masturbasi bisa menimbulkan risiko kemandulan.
Pasalnya, pernyataan tersebut belum terbukti kebenarannya secara medis, sehingga saat ini tak ada hubungan anatara kemandulan atau kesuburan terhadap aktivitas masturbasi.
Perlu dipahami, tujuan dari melakukan masturbasi sendiri adalag untuk tercapainya kesenangan dan sensai seperti yang dirasakan saat mencapai orgasme atau klimaks pada hubungan seksual. Meski tak berdampak pada kesuburan, namun jika terlalu sering melakukannya, kasar, atau dengan cara yang slaah bisa menyebabkan sejumlah risiko.
Beberapa risiko, meliputi:
Masturbasi yang dilakukan sesekali untuk melepas hasrat seksual adalah hal yang normal dilakukan. Namun masturbasi terkadang menimbulkan ketergantungan.
Untuk mengurangi ketergantungan dari masturbasi, cobalah lakukan hal-hal berikut, seperti:
Tapi jika kamu merasa kesulitan enghentikan masturbasi, segera berkonsultasi dengan dokter atau psikolog untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.