Semua orang tentu ingin memiliki berat badan ideal. Enggak heran deh kalau banyak orang berlomba-lomba untuk melakukan diet. Pasalnya banyak yang merasa enggak percaya diri karena memiliki berat badan berlebih.

Banyak cara yang tersedia untuk menurunkan berat badan. Salah satunya adalah dengan melewatkan waktu sarapan. Tapi, apakah itu benar-benar efektif?

Sebuah tinjauan penelitian baru yang diterbitkan dalam The BMJ menganalisis 13 studi mengenai sarapan. Para ilmuwan menemukan bahwa makan sarapan pagi bukanlah cara yang dapat diandalkan untuk menurunkan berat badan, dan melewatkan sarapan kemungkinan juga enggak menyebabkan kenaikan berat badan.

Baca Juga: Resep Soes Ragout Isi Daging Ayam, Bikin Sarapan Makin Berselera!

Baca Juga: Resep Nasi Goreng Merah khas Makassar, Sarapan Super Nikmat yang Bikin Kenyang!

Pertanyaan penurunan berat badan telah menjadi pusat perdebatan sarapan selama bertahun-tahun. Banyak yang mengklaim bahwa makan pada pagi hari diperlukan untuk mengendalikan berat badan, namun hasilnya masih kurang jelas.

Beberapa penelitian telah menemukan bahwa orang yang melakukann sarapan cenderung memiliki berat badan yang lebih kecil dari orang yang justru melewatkan sarapan. Selain itu, orang yang melakukan sarapan juga membakar lebih banyak kalori sepanjang hari.

Tetapi ada kemungkinan bahwa gaya hidup dan faktor sosial ekonomi juga dapat menjadi salah satu faktor memiliki kesehatan keseluruhan yang lebih baik. Sebagai contoh, membuat waktu untuk sarapan lebih mudah bagi orang-orang dengan pekerjaan 9 banding 5 daripada bagi pekerja shift malam (yang penelitiannya tunjukkan menghadapi berbagai risiko kesehatan).

Penelitian lain, termasuk ulasan baru, tidak menemukan hubungan yang kuat antara sarapan dan penurunan berat badan. Satu makalah dari 2017 benar-benar menemukan bahwa melewatkan sarapan justru dapat menyebabkan lebih banyak pembakaran kalori, tetapi juga tingkat peradangan yang lebih tinggi dalam tubuh.

Baca Juga: Sarapan Pagi dengan Roti Tawar Goreng Isi Ragout, Intip Resepnya Yuk!

Baca Juga: Benarkah Minyak Kelapa Dapat Menurunkan Berat Badan?

Jadi, semua tergantu pola hidup. Sarapan atau tidak, kamu harus mengenali tubuhmu dengan memilih makanan yang sesuai untuk program diet demi menurunkan berat badan.