Ilustrasi kegagalan penetrasi seksual karena penyakit vaginismus. (Freepik/edited by HerStory)
Aktivitas diranjang merupakan salah satu kebutuhan pasangan suami istri, terlebih memiliki manfaat yang luar biasa bagi pasangan suami istri, salah satunya bisa melepas hormon kebahagiaan. Namun, seiring bertambahnya usia, dorongan untuk berhubungan terkadang menurun.
Sibuknya perkerjaan juga dapat membuat hubungan di ranjang pun menjadi berkurang lho moms. Lalu, apa jadinya jika moms menahan nafsu terlalu lama? Seperti yang sudah dirangkum dari laman sindikasi GenPi.co, Senin (3/7/2022).
Sayanganya, enggak semua pasangan punya kesempatan berhubungan ranjang, terutama pasangan yang harus menjalani hubungan jarak jauh atau LDR.
Biasanya jika hal ini berlangsung lama, akan bisa berpengaruh terhadap hubungan rumah tangga. Maka enggak sedikit yang memutuskan bercerai.
Bukan hanya hormon tertosteron dan estrogen, ternyata ada hormon lainnya yang ikut berperan ketika gairah muncul.
Craig Malkin, seorang psikolog yang juga menulis buku mengenai cara mengendalikan cairan mencatat bahwa beberapa hormon yang terlibat, seperti dopamin, serotonin, norapenephine, dan oksitosin.
Kombinasi dari hormon yang diproduksi sistem saraf pusat ini menimbulkan gairah, perasaan pusing, dan euforia.
Jika moms dan suami mencoba menahan nafsu tersebut, kemungkinan besar akan meninmbulkan adanya gangguan proses kimia pada otak sehingga bisa menimbulkan stres dan depresi.
Tercapainya keinginan moms, pasti menimbulkan perasaan senang dan puas, bukan? Ini sama halnya dengan gairah berhubungan.
Saat kebutuhan batiniah moms atau suami terpenuhi, kepuasan dalam berhubungan tentu akan didapatkan. Ya, kepuasan dalam menjalin hubungan akan membuat hubungan jadi lebih erat dan langgeng.
Sebaliknya, jika kebutuhan ranjang ini terabaikan, maka hubungan yang terjadi jadi enggak sehat.
Menahan nafsu dan enggak mendapatkan kepuasan dalam berhubungan ini membuat moms makin menjauh dan akhirnya menghancurkan hubungan
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.
Share Artikel:
Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.