Jumlah pasien yang positif terinfeksi virus corona di Indonesia setiap hari terus bertambah. Para ilmuwan pun masih terus berlomba-lomba untuk mencari vaksin virus corona ini. Sudah ada beberapa vaksin yang dikatakan aman dan sedang diuji tahap klinis fase ketiga untuk mengetahui efektivitasnya.

Kabar baik pun datang dari PT Bio Farma yang juga ikut mengembangkan vaksin virus corona. Menurut Direktur Utama, Honesti Basyir, PT Bio Farma akan melakukan uji pra klinis pada pertengahan tahun 2021. Vaksin virus corona lokal untuk menangkal virus corona ini akan tersedia untuk masyarakat pada awal atau pertengahan tahun 2022. 

"Apabila hasil uji klinis bagus, vaksinnya akan tersedia untuk masyarakat pada kuartal pertama 2022 atau pertengahan 2022," kata Honesti Basyir dalam konferensi persnya pada Kamis (16/7/2020).

Baca Juga: Hadi Pranoto Klaim Temukan Obat Virus Corona, IDI: Obat Apapun Harus Ada Pembuktian Ilmiah!

Baca Juga: Wow, Tambah 1.815 Kasus Positif Corona Per 5 Agustus 2020! Ini 5 Provinsi yang Sumbang Angka Tertinggi...

Selain mendukung produksi vaksin dalam negeri, Bio Farma juga bekerja sama dengan perusahaan swasta asal Cina Sinovac Biotech dalam pengembangan vaksin virus corona.

Vaksin buatan Sinovac Biotech sudah melakukan uji klinis fae I dan II pada Juni lalu. Dari uji coba tersebut, Sinovac Biotech enggak menemukan adanya efek samping yang parah dan menghasilkan respons kekebalan pada 743 relawan. Sinovac Biotech ini juga tengah mempersiapkan uji klinis fase III di sejumlah pusat uji klinis di dunia.

"Sinovac tengah menyiapkan uji klinis tahap tiga di sejumlah pusat uji klinis di dunia," kata Honesti Basyir.