Rasa lapar umum terjadi saat tubuh memberi tanda untuk mengonsumsi makanan. Melalui lapar, tubuh mengeluarkan sinyal agar bisa mendapatkan energi tambahan melalui makanan. Biasanya rasa lapar ditandai dengan perut keroncongan, memikirkan suatu makanan, hingga tubuh merasa lemas.

Namun, apakah kamu pernah merasa lapar padahal baru saja makan? Mungkin itu karena kamu terlalu banyak mengonsumsi gula saat makan. Kenapa begitu ya?

Gula merupakan karbohidrat yang hadir secara umum dalam berbagai jenis makanan. Namun, jika terlalu banyak mengonsumsi gula, itu akan menghentikan hormon leptin yang membantu mengatur nafsu makan dan mengontrol berat badan.

Baca Juga: Jangan Konsumsi Banyak Gula! Bisa Buat Kulit Cepat Menua Lho

Baca Juga: Waspada! Bikin Berat Badan Naik, Ini Bahaya Konsumsi Gula Berlebihan

Julie Benard, spesialis kedokteran obesitas anak dan dokter anak bersertifikat di University of Missouri, menjelaskan bahwa saat terlalu banyak mengonsumsi gula, leptin yang berhenti bekerja pun membuat tubuh terus merasa lapar.

Sebagai salah satu jenis karbohidrat, konsumsi gula yang berlebihan tentunya akan membahayakan tubuh dengan berpotenti sebabkan resistensi insulin, kondisi di mana tubuh tidak dapat menggunakan glukosa darah untuk energi.

"Cukup menarik, insulin memiliki kesamaan dengan hormon leptin, yang membantu mengatur nafsu makan dan mengontrol berat badan. Leptin dan insulin sebenarnya secara langsung mengatur satu sama lain," ujarnya seperti dilansir dari Medical Daily (20/7/2020).

"Dalam kasus resistensi insulin, ini akan membatalkan efek 'kontrol nafsu makan' yang berpotensi mengarah pada siklus kelaparan yang ganas," sambungnya.

Baca Juga: Jangan Berlebihan! Ini Batas Jumlah Gula yang Boleh Dikonsumsi dalam Sehari

Baca Juga: Perhatikan! Jangan Makan 5 Makanan Ini Ketika Perut Sedang Kosong!

Secara alami gula dapat ditemukan dalam buah-buahan dan makanan utuh yang bergizi. Untuk itu, Benard menyarankan untuk mengurangi gula tinggi atau karbohidrat olahan.