Ilustrasi pasangan suami istri yang bertengkar (irishtimes.com/Edited by Herstory)
Berhubungan intim sudah menjadi kebutuhan bagi pasangan suami istri. Melakukan hubungan seks juga memiliki sejumlah manfaat yang baik. Oleh karena itu, pasangan suami istri perlu untuk menyalurkan hasrat seksual.
Namun, pada beberapa kasus terkadang muncul hambatan, seperti harus menjalani hubungan jarak jauh (long distance marriage), mengalami perceraian, atau hidup sendiri karena ditinggal mati oleh pasangan.
Orang dengan kondisi tersebut terkadang harus menahan nafsu. Tahukah, menahan hasrat bisa berdampak negatif secara medis. Berikut ini dampaknya bagi tubuh.
Psikolog Craig Malkin menyebut ada beberapa hormon yang terlibat dalam berhubungan ranjang, yakni dopamin, serotonin, norapenephine, dan oksitosin.
Hormon-hormon yang diproduksi sistem saraf pusat tersebut bisa memunculkan hasrat di ranjang, perasaan pusing, dan euforia.
Bila nafsu berhubungan ranjang itu ditahan, kemungkinan munculnya gangguan proses kimia pada otak dapat menimbulkan stres dan depresi.
Menyalurkan hasrat dalam berhubungan ranjang akan membuat rumah tangga lebih erat dan langgeng. Karenanya, bila hasrat tidak terpenuhi bisa terjadi hubungan yang tak sehat. Menahannya juga dapat menghancurkan hubungan.
Ada beberapa cara untuk memadamkan gejolak hasrat yang memuncak. Pertama, mengeluarkan sendiri.
Kedua, olahraga. Aktivitas fisik bisa mengalihkan gejolak dalam berhubungan ranjang.
Ketiga, bicarakan dengan pasangan. Mengkomunikasikan dengan pasangan sangat penting. Pertimbangkan juga untuk menelpon atau video call pasangan.
Keempat, Lakukan konsultasi ke pakar. Tak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan psikologi atau seksolog.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.
Share Artikel:
Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.