Menu

5 Biang Kerok Gairah Seks Suami Istri Jadi Menurun, Haduhhh...

11 Maret 2022 21:40 WIB
5 Biang Kerok Gairah Seks Suami Istri Jadi Menurun, Haduhhh...

Ilustrasi gairah seks menurun. (Thinkerstock/Edited By HerStory)

HerStory, Bekasi —

Pada awal pernikahan, sebagian besar hubungan suami istri masih hangat dan romantis. Banyak pasangan lebih sering melakukan hubungan seks, karena gairah yang masih membara.

Tapi sayangnya, frekuensi hubungan seks ini biasanya menurunkan sering bertambahanya usia pernikahan. Banyak pasangan akan mulai mengeluhkan keintiman dan aktivitas seksual mereka.

Penurunan aktivitas seksual suami istri ini tidak hanya dipengaruhi oleh gairah seksual saja, lho. Berikut ini dilansir dari Times of India, beberapa penyebab frekuensi hubungan seks pasangan suami istri menurun.

1. Gairah seks rendah dan berbeda

Gairah seksual yang menurun atau berbeda pada masing-masing pasangan bisa menjadi penyebab menurunkan hubungan seks suami istri.

Pasangan dengan gairah seks tak cocok akan sulit memuaskan satu sama lain. Apalagi, bila salah satu sama sekali tidak menghargai hubungan seks.

2. Melahirkan atau menopause

Fase setelah melahirkan dan merawat bayi akan membuat seorang ibu lebih stres, mengalami perubahan tubuh, kelelahan, dan penurunan kadar hormon. Semua hal itu bisa memengaruhi dorongan seksual wanita.

Selain itu, fase menopause juga bisa memengaruhi tingkat hormonal seorang wanita. Karena itu, ada korelasi yang cukup kuat antara menopause dan menurunnya frekuensi hubungan seks suami istri.

3. Masalah kesehatan

Banyak pasangan mengalami penurunan frekuensi hubungan seks karena berbagai masalah kesehatan, salah satu impotensi. Pria yang mengalami masalah dengan ereksi cenderung menjadi cemas dan bingung melakukan hubungan seks. Penyebab lain dari menurunnya frekuensi hubungan seks suami istri adalah masalah kesehatan mental, seperti depresi.

4. Efek samping obat

Banyak orang yang diresepkan oleh dokter memiliki efek samping pada aktivitas seksual seseorang. Dalam hal ini, langkah terbaik adalah konsultasi dengan dokter untuk meresepkan obat yang tidak memengaruhi dorongan seksual.

5. Masalah komunikasi

Komunikasi yang baik antara suami istri sangat penting untuk menjaga keharmonisan sekaligus hasrat seksual kepada pasangan. Ketika salah satu atau kedua pasangan tidak puas, mereka bisa mendiskusikan dan mencuri solusinya. Tapi, komunikasi yang tidak berjalan baik akan membuat frekuensi hubungan seks semakin menurun dan tidak memuaskan.

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Lihat Sumber Artikel di Suara.com

Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.

Oleh: Cherryn Lagustya

Artikel Pilihan