Segala sesuatu yang berlebihan tentu akan menghasilkan hal yang buruk. Salah satunya saat terlalu banyak mengonsumsi makanan sehat, seperti tahu.

Tahu adalah alternatif non-daging terbaik dalam hal kebutuhan protein harian tubuh karena mengandung semua sembilan asam amino esensial. Selain itu, produk berbasis kedelai ini juga kaya akan kalsium, mangan, dan selenium, selain beberapa vitamin lainnya.

Tahu merupakan salah satu jenis makanan yang sering dijumpai. Selain karena harganya yang murah, tahu juga diketahui dapat memberikan manfaat kesehatan, seperti mencegah kanker hingga menurunkan berat badan. Namun, jangan terlalu berlebihan mengonsumsi tahu ya!

Meskipun memiliki beragam manfaat kesehatan, kedelai dalam produk tahu yang dikonsumsi secara berlebihan dapat membahayakan tubuh. Saat mengonsumsi lebih dari 4 porsi kedelai setiap hari, itu akan mengakibatkan terhambatnya penyerapan protein oleh tubuh sehingga menyebabkan perut kembung. Hal ini disebabkan oleh tingginya kadar trypsin dan protease inhibitor legum di dalam kedelai.

"Tahu dikemas dengan protein tanpa lemak, terlalu banyak mengonsumsinya dapat membuat daya serap protein yang kurang optimal, karena menghandung protein penghambat juga. Penghambat ini membuat proses cerna protein lebih sulit sehingga dapat sebabkan masalah perut kembung." ujar ahli gizi, Dr. Anju Sood.