Pandemi virus corona belum berakhir dan vaksin pun belum berhasil ditemukan. Namun, para ilmuwan tetap berusaha berlomba-lomba untuk mengembangkan vaksin virus corona atau Covid-19. Pasien yang positif terinfeksi virus corona itu banyak yang memiliki penyakit penyerta, seperti kanker.

Pasien kanker rentan terinfeksi virus corona dengan risiko 3,5 kali lipat dibanding pasien yang bukan kanker. Banyak alasan yang menyebabkan pasien kanker rentan terhadap virus corona, salah satunya adalah masalah imunitas tubuh. Hal tersebut disampaikan oleh Prof. Soehartati, Koordinator Pengembangan Kanker Terpadu (PKaT) RSCM. 

Menurut Prof. Soehartati, pasien penderita kanker sangat penting untuk meminimalkan risiko paparan virus dengan menjaga kebersihan tangan, membersihkan peralatan sekitar dengan disinfektan, dan menjaga jarak fisik.

Baca Juga: Dokter: Cegukan Terus-menerus Bisa Jadi Gejala Terinfeksi Virus Corona! Beneran?

Baca Juga: Waduh, Cuma Ada 3 Provinsi yang Laporkan Nihil Kasus Corona Baru Per 7 Agustus 2020! di Mana Saja?

"Sesuai anjuran pemerintah, para ahli juga perlu mengupayakan pedoman pelayanan dan metode pengobatan yang optimal pada paien kanker, khususnya kanker kepala dan leher yang banyak didominasi oleh penderita stadium lanjut dan memastikan pengobatan tersebut sesuai dengan protokol pencegahan infeksi Covid-19," kata Prof. Soehartati.

Selain itu, pasien kanker juga harus sadar betul akan perubahan metode perawatan. Para pasien kanker harus aktif untuk selalu melaporkan keluhan dan gejala kepada dokter meskipun dari jarak jauh.