Ilustrasi demiseksual (Istockphoto/Gmast3r)
Bermain cinta adalah aktivitas yang seharusnya membawa kebahagiaan. Namun sebagian orang justru merasa makin stres setelah berhubungan di ranjang.
Kemudian ini dapat menyerang siapa saja tanpa pandang bulu. Meski demikian, berbagai penelitian yang ada sampai saat ini melaporkan bahwa wanita yang lebih retan mengalami stres setelah bermain cinta.
Sebuah penelitian menyebutkan sekitar 46 persen wanita mengalami hal ini setidaknya sekali dalam hidupnya.
Sementara itu, penelitian tahun 2018 menyatakan kondisi ini dialami sebanyak 41 persen pria setidaknya sekali dalam hidup mereka.
Kondisi ini bisa dibilang cukup umum. Meski begitu, para pakar kesehatan belum yakin benar apa yang jadi penyebab pastinya.
Dilansir dari GenPI.co, sejumlah penelitian menduga stres setelah berhubungan bisa muncul bersumber dari kombinasi berbagai faktor semisal faktor genetik, biologis tubuh, dan kondisi psikologis itu sendiri dari orang tesebut.
Seorang terapis sekaligus konselor, Denies Knowles berpendapat bahwa kemunculan stres bisa saja terjadi karena berbagai hormon tubuh naik turun nggak menentu saat berhubungan yang memengaruhi bagian otak pengatur reaksi emosional.
Ketika berhubungan, tubuh akan memproduksi hormon endorfin, prolaktin dan oksitosin dalam jumlah yang cukup besar.
Peningkatan tiga hormon tersebutlah yang membuat bermain cinta terasa enak dan membahagiakan.
Nah setelah turun dari puncak kenikmatan, kadar hormon-hormon ini akan surut drastis sehingga malah berbalik memunculkan emosi negatif.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.
Share Artikel:
Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.