Seseorang yang beracun memiliki perilaku beracun, artinya bukan berarti seluruh orang itu beracun. Yang mereka lakukan itulah yang penting. Kebanyakan orang beracun lari dari pertanggungjawaban dan salah menggambarkan realitas kepadamu. Mereka salah menggambarkan nilai dan kemampuan kamu, untuk menyembuhkannya bisa semakin lama semakin kamu simpan dalam hidupmu.Kamu memiliki peran untuk bermain dengannya juga kalau nilai-nilai yang ada padamu diabaikan oleh penilaian dia dan kamu enggak menindaklanjutinya, kamu sudah memberikan ruang untuk toksisitas lingkunganmu.

Ketika Anda berada dalam hubungan beracun, kamu merasa kurang. Kamu merasa seolah-olah kamu nggak layak mendapatkan waktu atau usaha dari siapa pun. Kamu merasa nggak pernah terdengar, dan terkadang kamu merasa nggak aman. Kamu merasa nggak nyaman dengan diri sendiri dalam hubungan yang beracun, baik dengan pasangan, teman, atau anggota keluarga.

Dilansir dari lifehack.org, inilah 4 langkah yang dilibatkan dalam melepaskan orang-orang beracun.

Baca Juga: Beauty Merapat! Ini 5 Perbedaan Hubungan Sehat dan Tak Sehat, Kamu yang Mana?

Baca Juga: Merasa Dikendalikan Pasangan? Hati-Hati Doi Seorang Sosiopat!

1. Kenali bendera merah

Bendera merah adalah tanda seseorang sedang beracun. Saat seseorang menunjukkan karakteristik yang harus kamu perhatikan, itu terjadi ketika kamu merasakan tingkat ketidakpuasan dan ketidakpercayaan. Percaya instingmu. Saat kamu mengenali tanda merah, kamu dapat mengevaluasi apakah seseorang mencoba memanipulasimu atau enggak. Ini memberimu beberapa tingkat kendali atas apa yang Anda izinkan dalam hidupmu. Bendera merah dapat mencakup:

  • Mereka selalu mengutamakan diri mereka sendiri.
  • Mereka menunjukkan ketidaksempurnaan dan menyabot harga diri kamu.
  • Kamu mungkin merasa terkuras atau digunakan ketikakamu berada di sekitar mereka.
  • Apa yang kamu berikan nggak dibalas. Mereka nggak mengembalikan kebaikan yang kamu berikan sebagai teman.
  • Mereka mengabaikan batasanmu dan menjadi marah ketika kamu memberi tahu mereka "jangan."
  • Kamu menangkapnya dalam setengah kebenaran atau kebohongan saat kamu menghadapi mereka tentang apa pun.
  • Kamu adalah penjahatnya, mereka adalah korban.
  • Peluang kedua selalu mengarah pada pola perilaku yang berulang.
  • Mereka mungkin terlibat dalam penyalahgunaan.

2. Tetapkan batas

Ada batas-batas emosional yang bisa ditetapkan, tetapi ada juga batas fisik, kamu bisa pergi kapan saja. Menetapkan batasan juga merupakan bagian penting dari perawatan diri.

Kamu bisa memberi peluang kedua, tetapi kamu harus berhati-hati. Jika seseorang tahu mereka bisa lolos dengan sesuatu, mereka akan melakukannya lagi. Jika ada kemungkinan hubungan, mereka harus tahu untuk nggak melewati batas tertentu.

3. Investasikan dalam dirimu

Kamu layak tahu bahwa Kamu berharga. Cobalah untuk mengingat bahwa segala sesuatu akan menjadi lebih baik dan segala sesuatu mungkin terjadi. Bagaimana kamu melakukannya? Investasikan dirimu.

Baca Juga: Miris! Nagita Slavina Mengaku Sempat Alami Hubungan Toxic: Dia Freak Banget!

Baca Juga: Katanya, 3 Pasangan Zodiak Ini Rentan Terjebak di Hubungan Toxic, Emang Benar?

Ini berarti perawatan diri, penetapan tujuan, mengelilingi dirimu dengan dukungan positif, dan merasakan kedamaian. Ambisi terbesar kamu adalah untuk mencintai diri sendiri. Tanpa cinta diri, melepaskan orang yang beracun akan sulit.

4. Ketahui kapan pengampunan dimungkinkan

Ada kalanya seseorang akan membuktikan nilainya bagi kamu. Mereka mungkin membuat kesalahan yang membuat mereka tampak seperti orang yang mengerikan. Mereka mungkin lupa bersikap baik kepadamu karena masalah mereka sendiri. Mereka mungkin nggak memiliki contoh seperti apa hubungan yang sehat itu. Mereka mungkin memiliki ego yang meningkat yang benar-benar berasal dari rasa nggak aman.

Kenali bendera merah, tetapkan batasan, investasikan dalam diri Anda, dan ketahui kapan pengampunan bisa terjadi. Inilah cara kamu mengatasi orang beracun yang memengaruhi hidup kamu. Kamu memiliki kekuatan dalam arah hidupmu dan orang-orang yang menemani kamu saat kamu bergerak maju. Gunakan itu, Beauty.

Jika seseorang berharga, mereka akan membuktikan diri mereka melalui tindakan mereka, bukan kata-kata mereka. Jika mereka melewati batas tertentu yang benar-benar membahayakan kamu, kamu nggak berhutang budi kepada mereka. Kamu berhak merasakan apa yang kamu rasakan dan menjadi kesal. Hargai perasaanmu dan komunikasikan karena itu hanya akan terus terjadi kalau kamu nggak melakukannya.

Kalau ini terjadi padamu, sekarang saatnya untuk menghentikannya. Sudah waktunya untuk mengambil kendali. Saatnya hidup untuk diri sendiri, bukan untuk apa yang orang lain katakan tentangmu. Sudah waktunya untuk menetapkan standar kamu lebih tinggi dari sebelumnya. Dan yang terpenting, saatnya untuk melepaskannya.

Ingatlah, hubungan yang kasar secara fisik SELALU beracun.