Sarapan merupakan salah satu hal wajib dilakukan untuk mengisi energi tubuh dengan mengonsumsi makanan. Saat melakukan sarapan, tubuh akan kuat untuk mejalani aktivitas sepanjang hari.

Meskipun banyak mitos mengenai baik buruknya sarapan, para ahli kesehatan sebagian besar menyarakankan melakukan sarapan terlebih untuk kamu yang suka ngemil di siang hari. Banyak menuaikan manfaat, lantas, kapan waktu terbaik untuk sarapan?

Menurut Sharon Collison, ahli gizi ahli gizi terdaftar dan instruktur klinis nutrisi di Universitas Delaware, waktu yang tepat untuk sarapan berbeda-beda bagi tiap orang. Semua tergantung pada kebutuhan dan jadwal seseorang, tetapi Collison mengatakan aturan praktis yang baik adalah makan dalam waktu satu jam setelah bangun tidur.

Baca Juga: Sarapan Akhir Pekan dengan Mashed Potato yang Super Lembut, Intip Resepnya Yuk!

Baca Juga: Nasi Tim Ayam Jamur, Sarapan Nikmat dan Sehat untuk Si Kecil, Moms Catat Resepnya Yuk!

"Ini (sarapan) seperti memasukkan gas ke mobil kamu," kata Collison seperti dikutipd dari laman TIME (27/7/2020).

Selain itu, Collison juga mengatakan bahwa jika kamu terbiasa berolahraga di pagi hari, rencanakan untuk makan sesuatu sebelumnya.

"Kualitas latihan (olahraga) dapat dikompromikan jika kamu tidak mengisi bahan bakar tubuh sebelumnya," kata Collison.

"Semakin dekat dengan aktivitas fisik, semakin tubuh menginginkan karbohidrat dan lebih sedikit lemak dan serat, karena itu akan memakan waktu lebih lama untuk dicerna," sambungnya.

Baca Juga: Sarapan Nikmat dengan Japanese Milk Bread yang Super Fluffy, Begini Cara Membuatnya!

Baca Juga: Resep Simple Roti Telur Panggang, Sajian Nikmat untuk Sarapan Pagi Ini, Yuk Bikin!

Untuk itu, Collison merekomendasikan sarapan dengan pisang, oatmeal, atau sereal. Jika kamu telah melakukan latihan (olahraga) dengan intensitas yang kuat, seperti berlari, selama 45 menit atau lebih, kamu mungkin perlu makan lagi sesudahnya untuk pemulihan.

Sesuatu yang mengisi kembali cairan, karbohidrat dan protein, seperti susu coklat adalah pilihan yang baik. Makan pemulihan setelah olahraga mungkin tidak diperlukan jika intensitasnya ringan, seperti berjalan.