Menu

Berapa Kali Harus Berhubungan Seks Jika Ingin Hamil? Ini Jawaban Dokter, Cuss Praktekin!

24 Maret 2022 17:36 WIB
Berapa Kali Harus Berhubungan Seks Jika Ingin Hamil? Ini Jawaban Dokter, Cuss Praktekin!

Melakukan seks di meja (Getty Images/Fabio Formaggio)

HerStory, Bogor —

Moms, memiliki buah hati merupakan anugerah terindah bagi tiap orangtua. Sayang, tak sedikit pasangan yang sulit punya anak sehingga harus mencoba berbagasi cara agar bisa hamil.

Nah bagi Moms yang ingin segera memiliki momongan, Spesialis Kebidanan dan Kandungan dari RS Pondok Indah Jakarta, dr. Yassin Bintang, Sp.OG-KFER, M.Sc., pun menyarankan beberapa hal yang perlu Moms dan Dads lakukan. Apa saja?

“Yang pertama adalah hubungan seksual secara teratur. Teraturnya bagaimana sih, sebaiknya setiap 2 hari atau 3 hari. Karena sperma itu sebelum dilepaskan untuk menjadi sperma yang matang itu harus melalui proses pematangan antara 48 sampai 72 jam. Sehingga kalau kita melakukan hubungan seksual setiap 2-3 hari maka setidaknya dari cairan maninya itu akan mengandung banyak sperma yang sudah melalui proses pematangan yang sempurna,” kata dr. Yassin, saat sesi Orami Parenting Classroom "Waspada Penyebab Sulit Hamil pada Pasutri!", sebagaimana dipantau HerStory, belum lama ini. 

Lebih lanjut, dr. Yassin pun menuturkan alasan kenapa hubungan seks pasutri harus minimal 2-3 hari seminggu. Kata dia,sperma sendiri memiliki ketahanan atau masa hidup sekitar 48-72 jam. Jadi, selama dia berada di saluran telur istrinya, sperma akan menunggu di sana selama 48-72 jam.

“Jadi dengan kita melakukan penempatan sperma atau hubungan seksual setiap 2-3 hari, maka itu akan di-replace, jadi sperma yang matang akan ada di situ. Tapi akibatnya apa kalau hubungannya tiap hari atau bakal tiga kali sehari atau 5 kali sehari? Nah sperma yang belum jadi dikeluarin tuh yang masih ‘unyu-unyu’ alias belum matang, nanti begitu ketemu sel telur, istilahnya dia ‘melamun’ aja gak bisa ngapa-ngapain, spermanya belum matang kan. Jadi supaya optimal, ditunggu 2-3 hari,” lanjut dr. Yassin.

“Sedangkan sel telur sendiri itu begitu dia dilepaskan pada saat masa ovulasi, dia hanya punya waktu bertahan bisa dibuahi sebelum dia mengalami kematian secara alami itu 24 jam. Nah jadi dengan melakukan hubungan seksual secara teratur, maka apabila terjadi ovulasi, kapan pun sel telur dilepaskan, maka akan ada selalu ada sperma yang standby untuk nungguin sel telur yang siap dibuahi, sehingga peluang yang paling baik untuk mendapatkan kehamilan pada pasangan yang sedang merencanakan kehamilan adalah hubungan seksual secara teratur, tanpa perlu memperhitungkan masa subur atau tanggal tertentu,” sambungnya.

Lebih lanjut, dr. Yassin menegaskan, masalah gangguan kesuburan yang dialami oleh pasutri ini bisa bermacam-macam. Pada wanita biasanya bisa dari sel telurnya ada atau tidak, adanya gangguan dari hormon, ada masalah di saluran telur yang mampet, ada kelainan pada rahim.

Sedangkan pada pria biasanya dilihat dari spemanya aktif atau tidak, saluran spermanya terhambat atau tidak, serta dilihat juga produksi spermanya apakah normal atau tidak. Dan, gangguan kesuburan ini pun bisa menimpa pada pasutri yang sudah memiliki anak, lho Moms.

“Bagi pasangan yang sudah pernah punya anak pun, bisa juga mengalami gangguan kesuburan. Namanya infertilitas sekunder, yaitu gangguan kesuburan yang dialami oleh pasangan yang sudah pernah punya anak sebelumnya. Pengen punya anak lagi kok susah. Misalnya sebelumnya dia pakai KB, terus dilepas KB-nya, dan hubungan seksual secara teratur, harusnya dalam setahun dia akan hamil secara alami. Jika dia sudah berhubungan teratur tapi belum ada hasilnya juga, kemungkinan mengalami infertilitas sekunder,” terang dr. Yassin.

Lebih lanjut, dr. Yassin menyarankan si suami dan istri juga mesti mempersiapkan diri, karena hasil pembuahanitu akan datang dari sel telur dan sperma yang sehat. Sementara, sel telur dan sperma yang sehat Itu akan datang dari tubuh yang sehat.

“Maka itu promil itu gak sebatas aktivitas bikin anaknya doang, tiga kali seminggu hadir gitu. Tapi itu perlu juga mempersiapkan diri agar selalu dalam kondisi yang sehat, misalnya menjauhi berbagai gaya hidup yang dapat merusak, seperti merokok. Lalu juga dilihat bagaimana kesehariannya, apakah mengalami obesitas atau kegemukan atau terlalu kurus dari faktor gizi, bagaimana konsumsi gizi sehari-harinya apakah diet gizi seimbang, sehingga itu akan meningkatkan resiko gangguan kesuburan.

Selain faktor di atas, kata dr. Yassin, perlu dilihat faktor gaya hidup lain, seperti apakah pekerjaan, kebiasaan atau hobi yang dilakukan dapat meningkatkan penyebab sulit hamil. 

Contohnya, terpapar suhu panas terus menerus, penggunaan celana ketat, hobi naik motor besar, bersepeda jarak jauh lebih dari lima jam per pekan, berkaitan dengan gangguan sperma. Beberapa pekerja di radiologi, pegawai yang terpapar zat kimia, kemudian shift malam, juga perlu waspada karena dapat meningkatkan risiko sulit hamil.

“Selain itu juga perlu dilihat gaya hidup yang lain, misalnya apakah si bapak itu beraktivitas atau hobby, kerja, yang menyebabkan testisnya itu terpapar dalam suhu yang panas. Misalnya suka berendam air panas atau sauna, suka menggunakan celana atau baju yang ketat, itu juga dapat meningkatkan suhu di sekitar testis. Atau misalnya faktor pekerjaan sehari-hari, misalnya Chef ya yang di dapur terus gitu ya terpapar panas, atau yang hobi naik motor besar, kebiasaan bersepeda, dan paparan zat kimia. Jadi ada banyak sekali faktor gaya hidup yang mesti diperhatikan pada saat pasangan suami istri ingin hamil,” tandas dr. Yassin.

“Mereka harus menggunakan perangkat yang aman saat bekerja. Perlu mengurangi paparan suhu terlalu panas maupun zat kimia serta mempertimbangkan program hamil dengan berkonsultasi ke dokter,” lanjut dr. Yassin.

Baca Juga: Promil Bukan Cuma Urusan Perempuan, Pasangan Perlu Menjalaninya Bersama!

Baca Juga: Cek Fertilitas Jadi Langkah Awal Rencanakan Kehamilan, Promil Tak Lagi Tabu!

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Artikel Pilihan