Beauty, banyak orang berfikir kalau kebaikan adalah suatu hal penuh cinta dan kepedulian yang dilakukan tanpa sadar. Tapi, beberapa orang menilai kalau kebaikan menjadi alat untuk mendapatkan manfaat dan kepopuleran.

Dilansir dari Operation Warm, penelitian menunjukkan bahwa berbuat baik pada orang lain, bisa benar-benar membuat kamu bahagia. Kamu memutuskan untuk bermurah hati dan memahami orang lain dan itu mengaktifkan area di otak bernama striatum.

Nah, area ini merespons hal-hal yang kamu anggap bermanfaat, seperti makanan enak hingga obat-obatan yang membuat ketagihan. Perasaan baik setelah menolong orang lain memiliki istilah ‘cahaya hangat’. Aktivitas yang kamu lihat di striatum merupakan dasar biologis dari perasaan baik tersebut.

Baca Juga: Stop! Jangan Samakan Lagi Serangan Panik dan Serangan Kecemasan, Ini Bedanya!

Baca Juga: Sering Merasa Lelah, Inilah yang Selalu Diperjuangkan Penderita Mental Illness

Jadi kenapa, nih, berbuat baik bisa membuatmu bahagia?

Ada beberapa hal yang terlibat dan bagaimana itu membuat perasaan kamu lebih baik, tergantung pada kepribadian masing-masing orang. Salah satu contoh berbuat baik adalah kamu membuat orang lain tersenyum. Jika kamu melihat senyum mereka secara langsung, kamu pun bisa ikut bahagia.

Kuncinya ialah bagaimana kamu memahami orang lain, dalam ilmu saraf menyatakan bahwa melihat orang lain menunjukkan emosinya, mengaktifkan area yang sama di otak seolah-olah kamu merasakannya juga.

Kalau kamu melakukan kebaikan untuk menghibur orang yang sedih juga bisa membuat perasaan kamu lebih nyaman, lho. Alasannya jelas karena kamu merasakan kelegaan yang sama seperti mereka. Kamu juga menganggap telah melakukan sesuatu yang benar.

Baca Juga: Musim Hujan Bikin Depresi? Cegah Dengan Ini!

Baca Juga: Wow! Inilah Alasan Kenapa Kamu Harus Menangis!

Kamu harus memahami bahwa berbuat baik membuka banyak kemungkinan baru dan mengembangkan hubungan sosial dengan orang lain. Tindakan baik hati seperti memberikan seseorang hadiah atau menemaninya minum teh bisa menguatkan pertemanan kamu. Efeknya untuk diri sendiri juga membuat mood lebih baik.

Jadi, kalau kamu masih melihat orang berbuat jahat, pahami saja mungkin dia nggak mempunyai hal baik dalam hidupnya sampai mengurusi kebaikan orang lain, jangan berhenti dalam semua kebaikan itu, ya!