Beauty yang sudah menjadi Bunda, pastinya sudah tahu dong manfaat buah-buahan yang baik bagi tumbuh kembang si Kecil? Di dalam buah-buahan banyak kandungan nutrisi di dalamnya yang tentunya sangat dibutuhkan si kecil di masa pertumbuhannya saat ini.

Banyak ahli gizi dan dokter yang menyarankan untuk memberi buah dan sayur-sayuran dalam bentuk jus untuk si kecil. Mengutip dari laman Benefit of Juicing, sebuah penelitian di California State University, menemukan 50 persen anak-anak mengonsumsi jus buah dan sayuran yang kurang mereka sukai dalam bentuk lebih sedikit padat. 

Selain itu, banyak pula manfaat dari jus buah yang baik untuk kesehatan anak. Jus buah mengandung banyak vitamin dan bisa mengembangkan kekebalan tubuh yang kuat sehingga bisa terhindar dari penyakit yang rentan terjadi pada anak-anak.

Tapi Beauty, bagaimana dengan statement kalau jus buah itu enggak selamanya baik untuk anak? Mari kita luruskan!

Seperti yang dilansir dari laman Cleaveland Clinic, ada alasan tertentu mengapa enggak selamanya baik memberikan anak jus buah secara berlebihan. American Academy of Pediatrics menyarankan kepada orang tua untuk membatasi memberikan jus pada anak.

AAP menjabarkan aturan pemberian jus untuk si kecil, untuk bayi di bawah satu tahun jangan memberinya jus dulu kecuali anjuran dokter; untuk balita 1-3 tahun batasi asupan harian maksial 4 ons buah; untuk anak usia 4-6 batasi dengan asupan jus buah anatara 4-6 ons; dan untuk anak-anak usia tujuh tahun ke atas disarankan untuk mengonsumsi jus 2-2 1/2 cangkir buah per hari nya.

Jus buah itu memang sehat Beauty, tapi kalau anak mengkonsumsinya secara berlebihan dapat menyebabkan sejumlah masalah. Apa alasannya?

Kurang serat

Seorang Dokter Anak Karen Vargo, MD mengatakan, saat minum jus buah anak-anak enggak mendapatkan serat yang ada di dalam buah. Sedangkan serat membantu mengatur metabolisme glukosa darah. Saat minum jus, glukosa darah akan naik karena enggak ada serat untuk melawan semua gula di dalam jus

Bayi enggak membutuhkan gula tambahan

Dr. Vargo juga mengatakan, jus buah atau sayur enggak memiliki manfaat gizi untuk bayi dengan usia dibawah satu tahun. Umumnya, bayi akan mendapatkan semua asupan yang dibutuhkan lewat ASI atau susu formula.

Banyak pilihan yang lebih baik

Seperti yang dilansir dari Cleveland Clinic, Dr. Vargo mengatakan, untuk anak-anak dengan usia lebih besar, minum jus bisa menyebabkan "kurang gizi", dengan kata lain bisa menyebabkan anak-anak kehilangan nutrisi, vitamin, dan mineral lainnya yang seharusnya mereka bisa dapatkan lewat susu.

Bisa menyebabkan kelebihan berat badan pada anak

Jus juga dapat menyebabkan "kelebihan gizi" karena pada akan kalori. Mengonsumsi jus yang berlebih juga menyebabkan anak-anak memiliki masalah dengan penambahan berat badan atau obesitas yang enggak diinginkan.

Bisa merusak gigi

Vargo juga mengatakan, terlalu banyak minum jus bisa memicu kerusakan pada gigi. Terutama bagi anak-anak yang meminumnya sepanjang hari. Perlu Beauty ketahui, cairan bergula yang konstan sangat kuat pada gigi.

Nah Beauty itu tadi alasan kenapa jus buah enggak selamanya baik untuk si kecil. Vargo mengatakan, kalau kamu ingin memberikan si kecil jus, mereka harus mengonsumsinya pada waktu camilan yang sudah ditentukan.

Selain itu, Vargo juga menyarankan untuk menghindari jus yang enggak dipasteurisasi, karena mengandungan bakteri E.coli dan salmonelia yang enggak baik untuk tubuh. 

Bukan berarti kamu enggak boleh memberikan si kecil jus buah ya Beauty! Boleh saja asalkan enggak boleh terlalu berlebihan. Semoga bermanfaat!