Beauty, sosiopat pasti sudah sering kamu dengar dimana-dimana, tapi tahukah kamu apa itu sosiopat dan bahayanya kondisi ini dalam sebuah hubungan? 

Sosiopat adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi seseorang yang memiliki gangguan kepribadian antisosial (ASPD). Dilansir dari Healtline, sosiopat adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi seseorang yang memiliki gangguan kepribadian antisosial (ASPD).

Orang dengan ASPD enggak bisa mengerti perasaan orang lain. Ia kerap melanggar aturan atau membuat keputusan impulsif tanpa merasa bersalah atas kerugian yang mereka timbulkan. Sementara itu, mereka juga dapat menggunakan permainan pikiran untuk mengontrol teman, anggota keluarga, rekan kerja, bahkan orang asing.

Baca Juga: Stop! Toxic Positivity Cuma Bikin Kamu Mati Rasa!

Baca Juga: Hubungan Sakit, Kenali Gejalanya dan Jangan Biarkan Dia Mengekangmu!

Saat kamu jatuh cinta, sulit bagi bagimu untuk melihat hal buruk dari pasangan. Tapi, ketika kamu merasa kesal atau bermasalah dengan pasangan, cobalah tulis beberapa hal tersebut. Apalagi ketika pasanganmu telah dicurigai sebagai seorang sosiopat.

Orang yang enggak mengenal pribadinya yang sosiopat ini sering menganggap seseorang dengan ASPD sebagai pribadi yang karismatik atau menawan. Ciri-ciri Sosiopat menurut psikolog Harvard Martha Stout dalam bukunya The Sociopath Next Door ialah satu dari 25 orang di dunia adalah seorang sosiopat. Dengan kemampuan mereka mengendalikan pikiran orang lain, sulit banget untuk mengetahui apakah ia adalah seorang sosiopat atau bukan. Apalagi kalau menjadi pasangan, ia biasanya lebih mendominasi.

Untuk melindungi dirimu sendiri, pahami ciri-ciri sosiopat pada pasanganmu yang dilansir dari Huffpost ini:

1. Memiliki karisma yang ekstrem 

Sosiopat cenderung percaya diri banget dan karismatik. Mereka benar-benar percaya bahwa mereka lebih tampan atau lebih berbakat. Makanya, ia berpikir berhak atas apa saja yang ada dalam hidupnya apalagi orang lain. 

Baca Juga: Wadaw! Pengen Pribadi Menyenangkan? Cobain 5 Cara Ini

Baca Juga: Beauty Merapat! Ini 5 Perbedaan Hubungan Sehat dan Tak Sehat, Kamu yang Mana?

2. Bergerak cepat dalam sebuah hubungan 

Pada kencan kedua kamu dengan sosiopat, ia mungkin sudah berani membicarakan pernikahan. Sosiopat akan menggambarkan ilustrasi sempurna tentang masa depan yang menarik hatimu. Jadi mulailah hati-hati pada seseorang apalagi orang yang asing ketika sudah sampai di titik ini. 

3. Sering berbohong

Seorang sosiopat akan sering berbohong. Bohong ini gampang banget untuk dilakukannya. Ketika kebohongannya sudah kamu ketahui, ia pun akan dengan mudah menempatkan kamu di posisi orang yang bersalah sehingga kamu yang minta maaf. Kalau sudah begini, hubunganmu sudah benar-benar ada di toxic relationship, Beauty!

4. Sosiopat sangat mengendalikan dan dominan 

Ketika pasangamu secara berlebihan mengendalikan, mendikte kapan, di mana, jam berapa dan dalam keadaan seperti apa kamu melakukan sesuatu, bisa jadi ia adalah seorang sosiopat. “Mereka berusaha memanipulasi perilakumu dan mengendalikan siapa teman dan aktivitasmu,” ungkap Bon, penulis buku Why We Love Serial Killers. Buat yang menganggap ini adalah bentuk perhatian, ia yang mencintaimu nggak akan mendiktemu menjadi seseorang yang asing bagi dirimu sendiri.

5. Sosiopat tampak terlalu bagus untuk jadi kenyataan 

“Sosiopat adalah pria atau wanita di sebuah kafe yang sepertinya terlalu memperhatikanmu, bahkan terlalu perhatian. Tetapi, kamu menyukai perhatian tersebut,” jelas kriminolog David Wilson. Para sosiopat menggunakan kesempatan berbaik-baik di awal sengaja untuk mendapatkan korbannya. Selanjutnya, mereka akan menggunakan kamu sebagai pasangannya untuk meraih keuntungan tertentu saat ada di fase pacaran. 

6. Sosiopat mengalami perubahan hati yang enggak stabil 

“Sosiopat mungkin mengalami perubahan suasana hati yang enggak terduga, nggak stabil, dan tiba-tiba,” jelas Bon. Ketika kamu mengatakan sesuatu yang bahkan enggak berarti apa-apa, mereka bisa marah. Sementara itu, sosiopat suka mengontrol dan memanipulasi yang dapat memperburuk posisi kamu sebagai pasangan.

Jangan sampai sebuah hubungan membuat kamu enggak bahagia ya!