Ilustrasi wanita menderita GERD. (Freepik/Jcomp)
Tak terasa, dua hari lagi memasuki Bulan Ramadhan. Bagi penderita asam lambung dan GERD perlu menyiapkan diri agar puasa lancar, nih.
Dokter spesialis penyakit dalam konsultan gastroenterologi hepatologi, Profesor Dr dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH menjelaskan penderita Gerd untuk harus bersiap diri menyambut Ramadan.
"Saya menganjurkan saat ini kalau ada masalah lambung konsultasi dulu ke dokternya,” ujar Prof. Ari ditemui di RSUI, Depok, dikutip GenPi, Jumat (31/3).
Prof. Ari menjelaskan, minggu pertama puasa merupakan fase di mana tubuh menyesuaikan diri. Sebab sebelumnya, tubuh terpapar dengan berbagai macam makanan yang kurang sehat.
"Minggu pertama itu untuk semua orang bukan cuma yang GERD, merupakan fase penyesuaian tubuh kita bisa enggak puasa, baru minggu keduanya sudah bisa menyesuaikan diri," kata Prof. Ari.
Prof. Ari menekankan, untuk penderita GERD, ada baiknya menghindari makanan yang bersifat asam, pedas, kopi, cokelat dan keju pada saat berbuka.
Makanan manis lebih dianjurkan untuk dikonsumsi, namun bukan minuman manis kekinian.
“Saat puasa kan dia bisa mengendalikan diri, otomatis asam lambungnya bisa terkendali, hipertensi, sakit jantung, stroke juga berhubungan dengans stres,” tukasnya.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.
Share Artikel:
Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.