Polda Metro Jaya gerak cepat alias gercep menangkap dua wanita yang merupakan tersangka dalam kasus pencemaran nama baik terhadap Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dan keluarga. Kedua pelaku tersebut berinisial KS dan EJ. Ternyata, keduanya merupakan penggemar mantan isteri Ahok, yakni Veronica.

Ia mengatakan keduanya tergabung dalam komunitas Veronica Lovers. "Komunitas Veronica Lovers ini masih kita dalami, mereka punya beberapa grup whatsapp dan Telegram, ini masih didalami," katanya, Kamis (30/7/2020).

Selain itu, menurut pengakuan tersangka, keduanya memiliki kesamaan nasib dengan Veronica sehingga timbul kebencian kepada Ahok, Beauty. "Dan merasa punya kesamaan histori dengan saudara Veronica makanya kemudian timbul kebencian untuk melakukan hal-hal yang tanpa disadari melanggar hukum," ujarnya.

Baca Juga: Caption Foto Veronica Tan Jadi Sorotan, Warganet: Kok Gak Sindir Ahok Kayak Artis Alay?

Baca Juga: Begini Gaya Berpakaian Puput Nastiti Devi dan Suaminya dalam Menikmati Akhir Pekan!

Yusri mengatakan, baik KS maupun EJ telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pencemaran nama baik terhadap Ahok dan keluarganya melalui media sosial.

"Berdasarkan hasil gelar perkara, kemudian hasilnya memenuhi unsur pidana," kata Yusri.

Tersangka KS adalah pemilik akun Intagram @ito.kurnia, sedangkan EJ adalah pemilik akun Instagram @an7a_s679. Kedua akun ini telah mengunggah konten berisi hinaan kepada Basuki dan keluarganya.

KS dengan IG-nya beberapa kali mengunggah postingan yang mencemarkan nama baik Ahok beserta keluarga. Pertama, menyandingkan di IG itu foto istri Ahok dan anaknya dengan binatang dan disandingkan dengan kalimat-kalimat yang tidak pantas.

Baca Juga: Ahok Bongkar Aib soal Perselingkuhan, Unggahan Veronica Tan Banjir Dukungan

Baca Juga: Ahok Rayakan Ulang Tahun, Puput Nastiti Devi Beri Ucapan Manis, Apa Isinya?

"Itu masuk unsur-unsur pencemaran nama baik menurut ahli. Akun Instagram yang satu lagi juga sama," ujarnya.