Ilustrasi virus corona. (pinterest/freepik)
Penyebaran virus corona terus berlangsung di berbagai belahan dunia. Meski sudah banyak negara yang terbebas dari ancaman infeksi virus corona, beberapa negara justru mengalami lonjakan kasus. Salah satunya adalah Indonesia yang kini sudah lampaui Cina.
Lonjakan kasus yang terjadi dibeberapa negara diketahui karena kurangnya kesadaran diri para pemuda dalam menjalani protokol kesehatan. Hal itu pun juga diungkapkan oleh Direktur Jenderal WHO Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus. Saat konferensi pers, Dr Tedros mengatakan bahwa anak muda menjadi salah satu penyebab lonjakan kasus corona di beberapa negara.
“Kami telah mengatakannya sebelumnya dan kami akan mengatakannya lagi, meskipun risiko kematiannya rendah, orang-orang muda tetap berisiko terinfeksi virus corona,” kata Dr Tedros saat konferensi pers di kantor pusat badan tersebut di Jenewa seperti dilansir dari CNBC (3/8/2020).
"Orang-orang muda dapat terinfeksi, orang-orang muda dapat mati dan orang-orang muda dapat menularkan virus kepada orang lain," tegasnya.
Selain itu, Dr Tedros juga menjelaskan bahwa meskipun risiko kematian rendah, anak muda masih memiliki kemungkinan untukn menderita gejala jangka panjang bahkan setelah pulih dari infeksi corona. Ia pun mengatakan bahwa tantangan WHO saat ini adalah menyadarkan anak-anak muda untuk lebih menjaga kesehatan agar tak menimbulkan risiko serius saat terinfeksi virus corona.
Maria Van Kerkhove, kepala unit penyakit dan zoonosis WHO pun mengatakan mayoritas anak-anak muda cenderung memiliki bentuk Covid-19 yang lebih ringan, namun banyak juga yang alami sakit parah hingga meninggal dunia.
“Bahkan orang yang memiliki penyakit ringan, beberapa dari mereka akan sembuh dengan baik. Tetapi beberapa dari mereka memiliki efek jangka panjang, dan kami baru mulai benar-benar belajar tentang ini. Beberapa anak muda juga menderita kelelahan ekstrem, sesak napas atau kesulitan melanjutkan kegiatan normal seperti kembali bekerja atau gym bahkan setelah mereka pulih," jelasnya.
Unuk itu, Maria mengatakan ada sejumlah hal yang dapat dilakukan para anak muda untuk mencegah penyebaran virus, termasuk mencuci tangan, berlatih menjaga jarak sosial, mengenakan masker dan menghindari tempat-tempat ramai seperti bar.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.