Menu

Tubuh Sering Terasa Dingin saat Bangun Tidur? Tak Perlu Cemas, Ini Penyebabnya

04 Agustus 2020 07:07 WIB
Tubuh Sering Terasa Dingin saat Bangun Tidur? Tak Perlu Cemas, Ini Penyebabnya

Seorang wanita yang berbaring di kasur sedang mematikan alarm. (pinterest/freepik)

HerStory, Jakarta —

Beauty, apakah setiap pagi kamu merasa kedinginan? Enggak perlu khawatir ya! Pasalnya tubuh memang menjadi lebih terasa dingin saat menjelang fajar. Itu hal yang normal kok!

Melansir laman Terrycralle (4/8/2020) suhu tubuh manusia menurun sekitar pukul 4-5 pagi. Ketika merasa ngantuk, suhu tubuh biasanya turun dari tingkat rata-rata di sekitar 37 celcius, turun sekitar beberapa derajat untuk membuat tidur malam yang nyenyak. Selama tidur, suhu tubuh terus turun secara progresif sampai beberapa jam sebelum waktu bangun, dari saat itu mulai naik lagi.

Namun, kenaikan suhu yang terjadi pada pagi hari biasanya tidak terjadi cukup cepat untuk menghangatkan tubuh, oleh sebab itu, kamu merasa kedinginan saat bangun di pagi hari.

Proses pengaturan suhu ini, seperti halnya sistem lain yang berhubungan dengan tidur, bekerja sesuai dengan ritme sirkadian. Ritme sirkadian adalah sekelompok sistem internal yang kompleks dan jam yang mengatur siklus tidur atau siklus bangun tubuh, menarik input dari proses di dalam tubuh serta rangsangan eksternal seperti cahaya dan suara.

Salah satu pengaruh utama ritme sirkadian adalah jumlah paparan cahaya biru. Sekitar malam hari, jumlah cahaya yang diterima tubuh biasanya turun jauh. Akibatnya, ritme sirkadian memicu serangkaian proses yang membuat gantuk, termasuk pelepasan melatonin, hormon tidur, dan penurunan suhu tubuh secara progresif yang dapat membuat tubuh merasa dingin di malam hari dan terutama ketika bangun.

Interaksi ritme sirkadian adalah sistem yang sangat rumit yang para ilmuwan masih hanya memiliki pemahaman terbatas tentang mekanismenya. Namun, ada bukti bahwa siklus tidur-bangun tubuh berinteraksi dengan segala sesuatu mulai dari pelepasan beberapa hormon, hingga tingkat kelaparan, pencernaan, suhu tubuh, dan bahkan fungsi organ seperti ginjal dan hati.

Akibatnya, suhu tubuh kita turun selama tidur dapat berasal dari salah satu atau beberapa kemungkinan input dan output poin ini ke dalam sistem ritme sirkadian.

Baca Juga: Tak Usah Gunakan Obat Tidur, 3 Cara Ini Bikin Tidur Kamu Nyenyak Lho..

Baca Juga: Katanya, Kurang Tidur Sebabkan Tubuh Nyeri Keesokan Harinya, Kok bisa Ya?

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Oleh: Nada Saffana