Beauty, jika sudah menjadi sepasang suami istri, bercinta adalah kewajiban yang harus dilakukan. Namun, berbeda dengan kisah pasangan suami istri ini. Bisa dibilang, sang wanita tak kuat untuk meladeni nafsu sang suami yang begitu tinggi. Pada akhirnya, wanita tersebut memutuskan untuk bercerai.

Diketahui, wanita tersebut berinisial YI asal Rusia. Dia mengatakan kalau sang suami ini terlalu tinggi hawa nafsu bercintanya. Sampai-sampai, YI tak bisa menyusui anaknya yang masih bayi.

Merangkum dariĀ Daily Record, hari Rabu (5/8/2020), YI juga mengatakan kalau dampak lain dari sikap obsesif suaminya atas bercinta atau seks, yakni merusak kepercayaan diri dan terlalu mengontrol segalanya. YI tak kuat dan kewalahan dengan sikap sang suami yang minta berhubungan intim sehari tiga kali, termasuk saat YI menyusui anaknya.

"Seks, seks terus menerus. Ketika saya menyusui, semua yang dia inginkan hanyalah seks, bahkan saya tak bisa mandi karenanya." tuturnya.

Suaminya yang berinisial AWW juga menyebut dirinya sebagai 'Friendly rapist' atau pemerkosa yang ramah. Selain itu, YI pun memergoki AWW saat dia tengah memesankan pelacur untuk putranya yang masih berusia 16 tahun. Bahkan, sang suami melarang YI untuk ikut campur.

Tak hanya itu saja, YI juga dilarang sang suami untuk balik ke Rusia saat ibunya YI dalam keadaan sekarat. AWW berusaha menahan YI dengan alasan putranya masih kecil. YI yang berprofesi sebagai dokter, menemukan foto seorang wanita berusia 20-an dan menduga sang suami sudah memasuki dunia pelacur.

Kabar baiknya, hakim pun mengabulkan permintaan perceraian YI, terlebih karena sang suami sudah sangat terobsesi dengan bercinta atau seks.

"Dia siap menerima banyak perilaku tidak menyenangkan." tutur hakim

Melihat tingkah laku sang suami yang berbeda dengan fakta, membuat YI naik pitam. AWW menyangkal sebutanĀ friendly rapist dengan berkata kalau hal tersebut hanyalah candaan sang istri untuknya.

"Wajahnya jadi sangat merah ketika AAW menyangkal sebutan dirinya sebagai 'pemerkosa yang ramah' dan kemudian muncul untuk mengakuinya tetapi mengatakan bahwa istrinya telah menghasut istilah itu." kata hakim.

"Pandangannya tentang masalah apa pun benar-benar diabaikan dan bahwa pembela HAM memandangnya layak sebagai objek tuntutan seksualnya yang berlebihan," jelas hakim.

Diketahui, YI dan AWW awal bertemu lewat aplikasi kencan online di Dubai. Mereka menghabiskan waktu bersama saat tahun baru di Praha dan memutuskan menikah serta menetap di Dubai.

Awalnya, kehidupan suami istri ini tergolong umum layaknya orang lain, tapi hal tersebut berubah saat YI melahirkan anak pertama. AWW memperburuk rumah tangganya dengan hasrat seksual yang berlebihan.

Baca Juga: Jangan Terus-Menerus Disesali, Ini 3 Pelajaran Berharga yang Bisa Diambil dari Kandasnya Rumah Tangga

Menurutmu bagaimana, Beauty?