Merabaknya virus corona di dunia ini, mengubah hidup setiap orang. Apalagi kamu dipaksa untuk bertahan hidup berdampingan dengan virus ganas ini. Meskipun terdapat beberapa tempat yang sudah kembali dibuka, seperti sekolah, mall, dan lainnya, tapi tetap saja bahaya virus corona tetap mengintai semua orang.

Sama seperti kisah anak SD ini. Merangkum dari NBC News, Jumat (7/8/2020) seorang siswa SD kelas dua di Atlanta dinyatakan positif virus corona setelah hadir di hari pertama sekolah. Sebab itu, 20 siswa dan guru diminta agar menjalankan isolasi sendiri dalam waktu dua minggu.

Dilaporkan, siswa SD tersebut bersekolah di Sixes Elementary School di Kanton, Atlanta. Awalnya, dia tak menunjukkan gejala apapun sampai dirinya pulang sekolah. Kedua orang tuanya kemudian mendapatkan hasil diagnosis sang anak pada hari Selasa.

"Orang tua siswa tersebut mencari bantuan medis dan tes yang menghasilkan diagnosis positif. Murid itu tak masuk sekolah pada hari Selasa," kata sebuah pernyataan dari Cherokee County School.

Usai kejadian itu, beberapa murid dan guru yang kemungkinan terinfeksi harus isolasi diri di rumah dalam waktu dua minggu. Ruang kelas siswa yang terinfeksi covid-19 juga ditutup untuk disterilkan kembali.

Kepala sekolah Sixes Elementary School, Ashley Kennerly menyakan kalau kelas tersebut sementara akan melaksanakan pelajaran jarak jauh selama karantina. Pihak pemerintahan Kanton pun juga tak mewajibkan menggunakan masker untuk siswa dan guru yang mengajar. Pengguna masker hanya direkomendasikan jika tak dapat melakukan jarak sosial di sekolah atau bus sekolah yang ditumpangi.

"Tapi, saat ini masker tak diperlukan untuk siswa kami. Kami akan memberi setiap siswa hingga dua masker yang dapat digunakan kembali berdasarkan permintaan dan tanpa dipungut biaya pada hari pertama sekolah. Jika pemerintah Federal atau Negara Bagian mewajibkan penggunaan masker, maka barulah kita harus mengikuti hal itu dan mewajibkan semua siswa menggunakan masker," bunyi pedoman tersebut.

Alhasil berkat pedoman pembukaan sekolah tersebut, anak SD yang terinfeksi virus corona berhasil menyebarkan virus ke murid lainnya termasuk guru. Tak hanya itu saja, pedoman itu menjelaskan kalau sekolah enggak akan melakukan pemeriksaan suhu dan memaksa orang tua serta karyawan untuk melakukan sendiri di rumah.

Baca Juga: Wow! Bergabung dengan ALS untuk Farm Aid, Norah Jones: Ini Penting Banget!

Untuk mencegah virus corona, sekolah hanya meletakkan sabun cuci tangan atau hand sanitizer di ruang kelas dan melakukan jarak sosial jika memungkinkan.