Menu

Jerawat Muncul di Area Miss V? Penyebabnya Bisa Jadi Kamu...

18 April 2022 17:20 WIB
Jerawat Muncul di Area Miss V? Penyebabnya Bisa Jadi Kamu...

Ilustrasi miss V. (Pinterest/Freepik)

HerStory, Jakarta —

Jerawat bisa muncul di area mana saja, termasuk area Miss V. Jerawat yang muncul di area miss V ini disebut Moluskum Kontagiosum (MK). Ini merupakan sebuah penyakit yang disebabkan oleh virus poxvirus.

Spesialis kulit dan kelamin, dr. Anthony Handoko, SpKK, FINSDV menjelaskan, masyarakat masih belum menyadari tanda-tanda jerawat genital ini lantaran muncul di tempat tak terduga. 

"MK biasanya menyerang area genital pria atau wanita dewasa. Selain itu biasanya menyerang lapisan kulit atas atau epidemis khususnya kulit tipis dan terbuka misalnya di leher," ujar dokter Anthony, dikutip dari Genpi, Senin (18/4/2022).

Meskipun tidak terlalu berbahaya, tetapi MK masuk dalam kategori penyakit Infeksi Menular Seksual (IMS) yang paling umum penyakit ini menular melalui kontak kulit ke kulit, berbagi pakaian, atau hanya dengan menyentuh benda penderita.  

"MK juga bisa menyerang anak-anak usia 2 hingga 10 tahun," imbuhnya.

Hingga kini belum terdapat data epidemiologi akurat untuk penyakit MK, sehingga gambaran penyebaran penyakit ini kurang diketahui. 

Namun, dokter Anthony mencatat, penderita MK anak di Klinik Pramudia berusia 2-10 tahun dan usia 20-60 tahun pada kasus dewasa. Ditemukan rata-rata 2-4 kasus per bulan.

Untuk mencegah adanya penularan virus MK, ia menekankan untuk menghindari kontak fisik dengan penderita, selain menjaga kesehatan dan imunitas tubuh, serta kebersihan.

Baca Juga: Hati-Hati! Bersihkan Miss V Pakai Sabun Bikin Bahaya

Baca Juga: Kamu Suka Pakai Tisu Toilet Usai Pipis? Amankah untuk Kesehatan Miss V?

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Lihat Sumber Artikel di GenPI

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Oleh: Sri Handari