Menu

Moms, Kue Nastar Ternyata Bahaya untuk Kesehatan, Begini Kata Dokter

26 April 2022 16:10 WIB
Moms, Kue Nastar Ternyata Bahaya untuk Kesehatan, Begini Kata Dokter

Nastar Keju (Tasynesia.com/Ayu Nindya)

HerStory, Jakarta —

Lebaran tinggal hitungan hari nih Moms. Sudah nyiapin kue apa aja Moms? Biasanya, kue nastar menjadi favorit yang laris disajikan pada saat lebaran. Namun, tahukah Moms kalau kue kering satu ini berbahaya untuk kesehatan?

Rasanya yang manis dan lembut membuat siapa pun suka mengonsumsi makanan satu ini. Namun, mengonsumsi nastar berlebih bisa menganggu kesehatan.

Dokter Umum, Alni Magdalena mengungkapkan, mengonsumsi nastar bisa menganggu kesehatan tubuh karena memiliki kalori yang tinggi.

"Kue lebaran satu ini mengandung kalori yang cukup tinggi, sehingga bisa berdampak buruk untuk kesehatan," jelas Alni dilansir dari laman Genpi, Senin (26/4/2022).

Dia menjelaskan, mengonsumsi tiga buah kue nastar saja artinya sudah memasukan 120-140 kalori dalam tubuh.

"Tiga buah nastar sudah setara satu piring nasi," lanjutnya.

Artinya, jika mengonsumsi nastar dalam jumlah banyak dan waktu singkat, kamu bisa beresiko mengalami kenaikan berat badan secara cepat.

"Nastar mengandung kalori dan gula berlebih dalam proses pembuatannya. Hal ini yang menyebabkan seseorang bisa terkena risiko diabetes," katanya.

Alni mengungkapkan, nastar juga memiliki kandungan kolesterol yang tinggi. Pasalnya, salah satu bahan pembuatannya menggunakan mentega yang masih masuk katagori lemak trans.

"Mengonsumsi lemak trans dengan jumlah berlebih berisiko mengalami peningkatan kadar kolesterol jahat dalam darah," tuturnya.

Maka, sangat disarankan untuk tidak kalap mengonsumsi nastar saat hari raya tiba agar tak mengalami gagguan kesehatan.

Baca Juga: Terlalu Lama Bermain Gadget Dapat Berakibat Buruk untuk Anak!

Baca Juga: Apakah Stres Membuat Tubuh Gemuk?

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Lihat Sumber Artikel di GenPI

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Oleh: Sri Handari