Menu

Catat! Ini Sederet Makanan yang Perlu Dibatasi Ibu Menyusui saat Momen Lebaran

27 April 2022 11:35 WIB
Catat! Ini Sederet Makanan yang Perlu Dibatasi Ibu Menyusui saat Momen Lebaran

Ilustrasi father breastfeeding (Shutterstock)

HerStory, Bekasi —

Hari Raya Idulfitri identik dengan berbagai makanan lezat seperti rendang, ketupat, opor, kue, camilan dan minuman manis. Namun, ibu menyusui harus tetap memerhatikan asupannya, ya. Faktanya, gak ada daftar makanan yang harus dihindari sepenuhnya oleh ibu menyusui.

“Sebenarnya tidak ada makanan yang harus dihindari sepenuhnya oleh setiap wanita menyusui. Sebagian besar ibu menyusui dapat terus mengonsumsi makanan yang biasa mereka makan,” kata Lindsey Shipley, RN, seorang pendidik persalinan, konsultan laktasi bersertifikat IBCLC, sebagaiman dikutip via Akurat.co.

Ibu menyusui perlu untuk mengetahui makanan yang dapat memengaruhi kesehatan bayi dan memengaruhi suplai ASI  jika dikonsumsi dalam jumlah banyak.

Ikan

Ikan adalah sumber protein yang baik. Beberapa jenis ikan, seperti salmon dan tuna juga kaya kana omega-3 yang dibutuhkan tubuh. Akan tetapi, hiu, ikan todak, king mackerel, dan tilefish mengandung banyak merkuri yang berbahaya. Tentu saja, ini akan sangat berbahaya jika dikonsumsi secara berlebihan. Oleh sebab itu, pilih jenis yang lebih rendah merkuri, seperti salmon, nila, dan trout. 

Peppermint, Peterseli, dan Sage

Ketiga herbal ini dikenal sebagai anti galactagogues, yang dalam dosis tinggi dapat menurunkan produksi ASI. Jika Bunda melihat produksi ASI menurun setelah makan banyak peppermint, peterseli atau sage, sebaiknya hindari saat menyusui untuk sementara waktu.

Kafein

Bunda tidak harus sepenuhnya menghindari makanan atau minuman mengandung kafein selama masa menyusui. Hanya saja, penting untuk memerhatikan dosisnya.

Meski begitu, ada baiknya untuk menghindari kafein selama menyusui. Sama seperti alkohol, kafein masuk ke dalam aliran darah dan ASI. Jika terlalu banyak, ini bisa memengaruhi beberapa bayi terutama yang baru lahir. 

Makanan penyebab kembung

Makanan bisa membuat bayi mengeluarkan gas hanya jika memiliki kepekaan khusus terhadapnya. Jadi, jika bayi kembung atau mengalami kolik, hindari makanan yang umum menyebabkan kembung selama beberapa minggu untuk melihat apakah gejalanya mereda.

Adapun beberapa makanan yang dapat menyebabkan kembung adalah kacang-kacangan, brokoli, kubis, dan kubis Brussel.

Cara terbaik untuk mengetahui (apakah bayi memiliki kepekaan) adalah dengan memaparkan mereka pada makanan yang berbeda,” kata konsultan laktasi  Andrea Syms-Brown.

Baca Juga: Amanda Manopo Soroti Pentingnya Dukungan untuk Ibu Menyusui

Baca Juga: Kembali Bekerja, Mengapa Banyak Ibu Berhenti Menyusui?

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Lihat Sumber Artikel di Akurat

Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Akurat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.

Oleh: Cherryn Lagustya

Artikel Pilihan