Illustrasi wanita sulit orgasme karena tidak jaga pola makan dan stres (Shutterstock)
Orgasme adalah hal yang rumit dan sulit dipahami. Hal inilah yang menyebabkan berkembang banyak mitos tentang orgasme. Salah satunya adalah hubungan seks yang baik harus selalu disertai dengan orgasme.
Padahal beberapa orang memang mengalami kesulitan mencapai orgasme, dan ada banyak faktor terkait hal tersebut.
Jika kamu termasuk di antaranya, penting untuk mengetahui bahwa gak ada yang salah dengan dirimu. Selain itu, orgasme bukan penentu kualitas hubungan seks.
Jadi, jangan pernah merasa bersalah atau rendah diri jika kamu enggak mengalami orgasme setiap kali berhubungan seks.
Terapis seks Rachel Hoffman menyatakan bahwa orgasme dan seks gak selalu harus terikat satu sama lain.
"Penekanan pada orgasme menciptakan banyak kecemasan dalam hubungan dan interaksi seksual," kata Hoffman.
"Kita perlu mengalihkan fokus dalam seks dari orgasme ke kesenangan. Banyak orang mungkin merasakan banyak kesenangan tetapi tidak mencapai orgasme," ujarnya.
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Sex & Marital Therapy menyatakan bahwa hanya sekitar 18 persen wanita bisa mencapai orgasme melalui hubungan seksual saja.
Selain itu, orgasme bisa datang tanpa penetrasi seks tapi juga melalui masturbasi dan foreplay. Ini bukan berarti kamu harus benar-benar menyerah untuk mengalami orgasme saat berhubungan seks.
Tetapi ini juga tidak berarti kamu harus menganggap seks sebagai kegagalan jika tidak berakhir dengan orgasme.
Ada hal-hal yang dapat kamu lakukan untuk mencoba dan membuat orgasme lebih mudah.
Langkah pertama adalah bertanya pada diri sendiri beberapa pertanyaan.
"Pertanyaan pertama saya adalah: apa yang telah kamu coba untuk mencapai orgasme?" ujar.
"Apakah kamu dapat mencapai orgasme melalui masturbasi ? Ada banyak faktor yang dapat berperan dalam ketidakmampuan untuk mencapai orgasme termasuk kecemasan, pengobatan, atau tahap perubahan hidup (menopause, penurunan atau penambahan berat badan, stres, dan lain-lain)," ujarnya.
Mendiagnosis sendiri masalah seperti itu sendiri bisa jadi rumit. Untuk bantuan, mungkin berguna untuk mengunjungi terapis seks.
Hal lainnya yang penting untuk dipahami adalah orgasme tidak terasa sama untuk semua orang.
Oleh karena itu, mungkin sulit untuk menentukan dan secara akurat menggambarkan perasaan orgasme.
"Ada tingkat orgasme yang berbeda dan tidak semua orang bisa mengalami semua jenis orgasme. Beberapa wanita merasa pingsan sementara yang lain merasakan sensasi kesemutan. Ada berbagai emosi dan sensasi fisik yang bisa dialami seseorang yang mengalami orgasme."
Ingat, apa yang dialami orang lain mungkin tidak mencerminkan pengalamanmu dan sebaliknya.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.
Share Artikel:
Lihat Sumber Artikel di Akurat
Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Akurat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.