Sebagai seorang wanita, tentu rambut adalah salah satu hal yang paling diperhatikan. Banyak wanita yang rela menggelontorkan uangnya demi bisa merawat rambut tetap sehat dan berkilau. Namun, masalah umum yang dialami wanita ialah kerontokan rambut.

Tak hanya sedikit, sebagian wanita yang mengeluhkan alami kerontokan rambut hingga berhelai-helai. Dengan begitu, timbul pertanyaan apakah kerontokan rambut yang dialaminya normal atau justru menunjukkan satu gejala penyakit? Ini jawabannya.

Ternyata kamu enggak perlu khawatir jika alami kerontokan rambut. Menurut American Academy of Dermatologists, kehilangan antara 50 hingga 100 helai rambut per hari adalah hal yang normal. Jadi rambut rontok yang kamu alami kemungkinan besar tidak perlu dikhawatirkan. Tak hanya itu, rambut rontok hingga alami bebotakan, secara medis pun bukanlah hal yang perlu dikhawatirkan.

Meski begitu, kamu tetap perlu memantau banyaknya rambut yang rontok. Pasalnya ketika kamu menyadari rambut rontok atau melihat kulit yang teriritasi di kulit kepala, mungkin ada masalah yang mendasarinya. Melansir Mayo Clinic (21/8/2020) rambut rontok yang tidak merata dapat dikaitkan dengan kondisi autoimun, infeksi, atau kelainan kulit.

"Kehilangan lebih dari 100 rambut per hari atau 700 rambut per minggu itu berlebihan dan mungkin mengindikasikan masalah mendasar yang menyebabkan siklus rambut memendek dan merontokkan lebih banyak rambut dari biasanya per hari," terang trikologi Iain Sallis kepada Insider.

Baca Juga: Banyak Pasien Alami Kerontokan Rambut Parah, Jadi Gejala Baru Virus Corona?

"Ini (kerontokan berlebih) juga akan menyebabkan rambut terasa halus dan tipis," tambahnya.