Menu

Awas! Ini 5 Bahaya Silent Treatment yang Perlu Diwaspadai, Bikin Hubungan Jadi Toxic!

19 Mei 2022 10:10 WIB
Awas! Ini 5 Bahaya Silent Treatment yang Perlu Diwaspadai, Bikin Hubungan Jadi Toxic!

Ilustrasi pasangan tengah bertengkar. (Pinterest/Freepik)

HerStory, Bekasi —

Gak jarang seseorang melakukan silent treatment kepada pasangan mereka sebagai ungkapan rasa kesal atau ngambek saat merasa marah dan kecewa.

Silent treatment sendiri merupakan tindakan mengabaikan pasangan atau orang terdekat di sekitar mereka. Meskipun sedikit meredam emosi, tetapi ternyata tindakan silent treatment ini memberikan dampak buruk jika dilakukan terus menerus.

Mengutip laman Suara.com, silent treatment juga berpotensi menjadi alat untuk seseorang memanipulasi perasaan orang lain. Maka itu, yuka ketahui bahaya silent treatment.

1. Keintiman dalam hubungan akan berkurang

Silent treatment gak hanya akan membuat orang yang melakukannya stres, melainkan pasangan atau orang lain yang pasti akan sama terkena imbasnya.

Pasangan yang merasa dirinya diabaikanpun akan berfikir bahwa dirinya gak pernah memiliki kesempatan untuk medebat dan mengutarakan perasaannya, sehingga ia harus menahan perasaannya sendiri.

Hal ini tentu akan mengurangi intimasi sebuah hubungan yang kian lama membuatnya makin hambar. Makanya jangan heran kalau banyak pasangan yang memilih untuk selingkuh.

2. Memburuknya kondisi psikologi pasangan yang menjadi korban silent treatment

Sederet dampak dari perilaku diam membisu ini juga sudah pasti dirasakan oleh pasangan atau orang yang menerimanya. Mereka akan merasa sangat gak dihargai keberadaan dan perasaannya. Namun, selain itu dampak psikis yang dapat muncul antara lain:

  • Kebingungan
  • Amarah yang tidak tersalurkan
  • Perasaan ditolak oleh si pelaku
  • Merasa tidak dihormati hingga frustasi.

Dampak psikologi tersebut tentunya cukup berbahaya untuk mereka yang mungkin punya masalah dengan mentalnya hingga dapat menimbulkan trauma.

3. Masalah sulit diselesaikan

Salah satu dampak yang paling jelas dari mereka yang gemar melakukan silent treatment ini adalah ketidakmampuan dalam memecahkan permasalahan hingga masalah yang mereka alami gak pernah menemukan solusi dan jalan keluar yang baik.

4. Pola dari silent treatment akan terus berulang dengan masalah berbeda atau bahkan sama

Mereka yang cenderung diam dan mengabaikan pasangan atau orang di sekitarnya saat sedang bertengkar akan mengulang tindakan mereka lagi dan lagi, karena dengan diam, mereka merasa mampu memanipulasi perasaan pasangannya, hingga memutarbalikkan keadaan. Mereka yang suka melakukan ini, cenderung ingin pasangannya yang duluan meminta maaf meskipun kesalahan terletak padanya. Mereka cenderung menghindar ketika pasangannya ingin berbicara serius dan menyelesaikan masalah.

5. Berpotensi jadi penyebab lahirnya toxic relationship

Salah satuhal yang membuat hubungan menjadi beracun atau kera disebut toxic relationship ini salah satunya adalah silent treatment yang dilakukan salah satu bahkan keduanya. Coba bayangkan di dalam sebuah hubungan, kamu gak punya kesempatan untuk berdiskusi dari hati ke hati tentang apa yang kamu rasakan di saat hubungan sedang bermasalah.

Diam dan mengabaikan pasangan saat sedang ada masalah terkadang memang ada baiknya, namun, dalam penerapan yang kurang tepat, diam justru akan memberikan banyak dampak negatif dalam hubungan. Maka dari itu, pintar dalam membaca situasi dan perasaan bisa jadi kunci untuk sedikit menurunkan ego.

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Lihat Sumber Artikel di Suara.com

Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.

Oleh: Cherryn Lagustya

Artikel Pilihan