Presenter cantik yang pernah membawakan program Love Island, ditemukan sudah tak bernyawa di dalam apartemennya di London, Inggris. Coroline Flack dikabarkan meninggal dunia di usia 40 tahun pada Sabtu, (15/2/2020) kemarin. 

Kabar duka ini turut disampaikan oleh keluarga Caroline kepada para pers di Inggris. Mereka juga meminta agar para pers untuk menghormati privasi sang presenter maupun keluarga yang tengah dalam keadaan berkabung atas kepergian Caroline.

"Kami dapat mengkonfirmasi bahwa Caroline kami meninggal hari ini, 15 Februari . Kami meminta pers menghormati privasi pada saat yang sulit ini dan kami meminta mereka tidak berusaha menghubungi atau memtoret kami,"bunyi pernyataan tersebut seperti yang dikutip HerStory dari laman The Guardian.

Seorang pengacara dari keluarga Caroline, memberi pernyataan kepada para pers bahwa Caroline telah mengambil nyawanya sendiri (red: bunuh diri) dan ditemukan di flat London timurnya.

Kejadian nahas ini terjadi 18 hari sebelum Caroline memenuhi panggilan persidangan terkait tuduhan penganiayaan terhadap mantan kekasihnya, Lewis Burton, 4 Maret 2020 mendatang.

Desember 2019 lalu, Caroline sempat ditangkap karena dituduh menyerang Burton dengan menggunakan lampu rumah. Pihak pengacara Burton, Katie Weiss mengatakan, kalau Burton mengalami cidera yang signifikan di kepalanya.

Caroline pun akhirnya dibebaskan dengan syarat tidak boleh menghubungi Burton dengan cara apapun hingga persidangan. 

Kabar duka yang menggemparkan ini juga dirasakan kesedihannya oleh rekan presenter lainnya. Mereka tidak percaya, Caroline yang dikenal sebagai orang yang paling humoris sudah tiada di dunia ini.

"Benar-benar terkejut dan hancur mendengar berita tragis ini. Beristirahatlah dengan tenang Caroline, kau gadis cantik. Hati saya keluar untuk keluarga dan orang yang kamu cintai saat ini," ujar pembawa acara Tess Daly dalam tweetnya yang dikutip dari laman The Guardian