Kanker payudara jadi salah satu penyakit yang mengintai kesehatan wanita. Namun, hal itu bisa dihindari lho. Salah satunya dengan cara rutin berolahraga. Mengapa begitu ya?

Lebih dari 100 penelitian telah menemukan bahwa aktivitas fisik dengan olahraga dapat menurunkan risiko kanker payudara. Penelitian tersebut menjelaskan bahwa wanita yang paling aktif olahraga cenderung memiliki kemungkinan 25% lebih rendah untuk terkena penyakit ini dibandingkan wanita yang tak aktif olahraga.

Christine Friedenreich, pemimpin ilmiah penelitian epidemiologi dan pencegahan kanker di Layanan Kesehatan Alberta, dan rekan-rekannya telah mengidentifikasi lemak tubuh sebagai jalur yang mungkin untuk menurunkan risiko kanker. Dalam studi sebelumnya, para peneliti menemukan bahwa wanita yang berolahraga 225 menit seminggu menunjukkan penurunan dramatis dalam total lemak tubuh, lemak perut, dan ukuran adipositas lainnya.

Dilaporkan dalam JAMA Oncology, kadar lemak telah dikaitkan dengan risiko yang lebih tinggi dari sejumlah kanker, termasuk kanker payudara. Friedenreich menjelaskan bahwa olahraga yang dapat menurunkan risiko kanker payudara mungkin bisa terjadi setelah rutin berolahraga lebih dari 300 menit dalam seminggu.

"Untuk pencegahan kanker, mungkin perlu berolahraga dengan volume yang lebih tinggi. Jadi ya, melakukan aktivitas 150 menit dalam seminggu itu bagus, tetapi jika dapat melakukan lebih banyak, maka dari perspektif pencegahan kanker, olahraga 300 menit lebih baik," ujarnya dikutip dariĀ TIME (24/8/2020).

Baca Juga: Mitos atau Fakta, Deodoran Jadi Penyebab Kanker Payudara?

"Fakta bahwa olahraga dapat menyebabkan penurunan lemak tubuh sangat penting untuk kanker payudara karena jaringan lemak adalah sumber utama hormon yang dapat mendorong kanker payudara setelah menopause. Lemak juga berperan dalam respons kekebalan dan peradangan tubuh, yang keduanya juga terlibat dalam kanker," sambungnya.