Pandemi virus corona di Indonesi belum berakhir. Jumlah kasus positif setiap harinya terus bertambah, hingga kini sudah capai lebih dari 150 ribu kasus positif terinfeksi virus corona. Meski kasus positif corona semakin banyak, tapi vaksin untuk virus corona belum juga ditemukan.

Virus corona terus memberikan fakta baru untuk para ilmuwan teliti. Virus corona ini disebut-sebut masih meninggalkan gejala bahkan saat virus telah sepenuhnya hilang. 

Seperti dilansir dari Express, ada dua macam gejala yang bisa bertahan lama pada pasien. Wah, apa saja? Ya, pertama adalah gejala kelelahan dan yang kedua merasa kebingungan.

Selain itu, para dokter juga telah mengingatkan bahwa kedua gejala tersebut bisa berujung serius, yakni sindrom kelelahan kronis. Pasien yang mengalami kelelahan kronis bisa ambruk atau mengalami kelelahan ekstrem, bahkan saat melakukan aktivitas normal dan sederhana.

Orang-orang dengan sindrom kelelahan bisa merasa pusing atau lemah ketika berdiri terlalu cepat dan merasa kesulitan untuk berpikir jernih. 

Baca Juga: Jangan Dipakai Lagi! Setelah Dicuci 30 Kali, Efektivitas Masker Kain untuk Cegah Virus Corona Menurun hingga 15 Persen

"Ada pembicaraan di komunitas medis tentang penyakit mirip sindrom kelelahan kronis yang bisa terjadi setelah virus corona. Sayangnya, akan ada sekelompok kecil orang yang berpotensi mengalami kondisi ini dan gejalanya bisa berlangsung selama bertahun-tahun," kata Dr. Nate Favini, pimpinan medis di Forward.